Sabtu, 17/01/2026 17:59 WIB

12 Camilan Sehat yang Aman Dikonsumsi tengah Malam





Camilan yang kaya antioksidan, serat, protein, vitamin, dan mineral dapat membantu menjaga rasa kenyang dan mengontrol gula darah

Camilan ubi manis (Foto: Health)

Jakarta, Jurnas.com - Mengonsumsi camilan di malam hari sesekali tidak berbahaya bagi kesehatan. Namun, kebiasaan memilih makanan tinggi gula, garam, dan lemak secara rutin justru dapat meningkatkan risiko berbagai gangguan kesehatan dalam jangka panjang.

Para ahli menekankan bahwa camilan yang kaya antioksidan, serat, protein, vitamin, dan mineral dapat membantu menjaga rasa kenyang, mengontrol gula darah, serta meningkatkan kualitas pola makan secara keseluruhan.

Beberapa bahan makanan seperti ceri, pisang, kacang-kacangan, susu, dan gandum utuh mengandung melatonin, triptofan, kalium, dan magnesium. Nutrisi ini dikenal memiliki sifat yang mendukung kualitas tidur, sehingga cocok dijadikan pilihan camilan sebelum beristirahat.

Untuk pecinta rasa manis, pisang yang dipadukan dengan selai kacang bisa menjadi pilihan lezat dan bergizi. Pisang yang dipotong tipis, diolesi selai kacang, lalu disatukan dan dibekukan, dapat dilapisi cokelat hitam cair untuk menghasilkan camilan beku yang manis sekaligus mengenyangkan. Kombinasi ini memberikan karbohidrat alami, protein, serta antioksidan dari cokelat hitam.

Pilihan manis lainnya adalah trail mix yang memadukan kacang tanah asin, almond panggang, cokelat hitam, dan ceri kering. Campuran ini menawarkan rasa manis dan gurih sekaligus, serta menyediakan lemak sehat, serat, dan antioksidan.

Jika ingin minuman hangat, cokelat panas dengan tambahan bubuk kolagen juga bisa menjadi alternatif. Susu tanpa pemanis yang dicampur bubuk kakao, kolagen, dan sedikit pemanis alami menghasilkan minuman bergizi dengan rasa menenangkan.

Meski bubuk kakao mengandung sekitar 12 miligram kafein per sendok makan, jumlah tersebut umumnya tidak mengganggu tidur.

Yogurt Yunani juga dapat diolah menjadi camilan beku menyerupai permen dengan cara diratakan di loyang, ditaburi buah beri, granola, atau potongan cokelat, lalu dibekukan. Teksturnya creamy, kaya protein, dan praktis disimpan untuk stok.

Kurma isi selai almond pun menjadi pilihan lain yang manis alami, berserat tinggi, dan cukup mengenyangkan, apalagi jika diberi sedikit taburan cokelat hitam atau madu.

Bagi yang lebih menyukai camilan gurih, sayuran segar dengan hummus menjadi kombinasi sederhana namun bernutrisi. Wortel, mentimun, brokoli, dan tomat ceri dapat memberikan serat, sementara hummus menyumbang protein nabati dan lemak sehat. Hummus sendiri dapat dikreasikan dengan tambahan bit panggang atau bahan lain sesuai selera.

Kacang arab panggang dengan bumbu ranch juga menarik untuk dicoba. Kacang ini kaya protein, serat, dan magnesium, mineral yang berperan dalam mengatur stres dan tidur. Teksturnya yang renyah membuatnya cocok sebagai pengganti keripik.

Selain itu, dikutip dari Health, ubi jalar panggang berbentuk wedges menawarkan rasa gurih-manis alami, serta dapat dinikmati dengan saus berbasis yogurt Yunani, guacamole, atau aioli bawang putih.

Keju juga termasuk camilan malam yang mengenyangkan dan relatif rendah karbohidrat. Mengombinasikan satu hingga dua ons keju dengan irisan buah, sayur, zaitun, atau kacang dapat menambah variasi nutrisi dalam satu porsi kecil.

Pilihan tinggi protein sangat dianjurkan karena membantu menjaga rasa kenyang, menstabilkan gula darah, mempertahankan berat badan, serta mendukung pembentukan otot.

Gulungan daging kalkun dan keju Swiss, misalnya, dapat mengandung lebih dari 20 gram protein per porsi. Keduanya juga mengandung triptofan, asam amino yang berpotensi membantu meningkatkan kualitas tidur. Isian tambahan seperti alpukat, krim keju, atau sayuran dapat memperkaya rasa.

Cottage cheese yang diolah menjadi es krim rendah gula juga menarik sebagai camilan malam. Dua cangkir cottage cheese yang diblender dengan pemanis alami, lalu dibekukan bersama buah segar atau selai kacang, menghasilkan camilan dengan lebih dari 23 gram protein per cangkir, namun lebih rendah kalori dibandingkan es krim biasa.

Pilihan praktis lainnya adalah jerky rendah sodium, khususnya dari daging kalkun, yang mengandung sekitar 5 gram protein per batang. Untuk hasil terbaik, jerky dapat dipadukan dengan keju atau kacang agar asupan protein lebih seimbang tanpa menambah banyak karbohidrat.

Secara keseluruhan, camilan malam bukanlah kebiasaan yang harus dihindari sepenuhnya. Kuncinya terletak pada pemilihan bahan yang tepat. Dengan mengutamakan makanan kaya protein, serat, dan mikronutrien, camilan sebelum tidur justru dapat membantu menjaga keseimbangan gula darah, mendukung rasa kenyang, serta memberikan nutrisi tambahan tanpa mengganggu kualitas istirahat.

KEYWORD :

camilan sehat malam snack sebelum tidur makanan bantu tidur snack tinggi protein




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :