Sabtu, 17/01/2026 15:05 WIB

Mata Kering Bisa Picu Sakit Kepala, Ini Penjelasan Sains





Mata kering (dry eye) adalah kondisi ketika mata tidak menghasilkan cukup air mata atau air mata menguap terlalu cepat.

Ilustrasi mata kering (Foto: Health)

Jakarta, Jurnas.com - Mata kering (dry eye) adalah kondisi ketika mata tidak menghasilkan cukup air mata atau air mata menguap terlalu cepat. Akibatnya, mata terasa perih, merah, mudah teriritasi, dan penglihatan bisa menjadi buram.

Meski tidak secara langsung menyebabkan sakit kepala, para ahli menyebut keluhan mata kering dapat memperburuk atau memicu sakit kepala secara tidak langsung.

Berbagai penelitian menunjukkan mata kering dan sakit kepala, khususnya migrain, sering muncul bersamaan. Orang yang mengalami migrain lebih berisiko mengalami mata kering, dan sebaliknya.

Meski hubungan pastinya masih terus diteliti, dikutip dari Health, para peneliti telah mengidentifikasi beberapa mekanisme yang menjelaskan keterkaitan keduanya.

Mata kering dan migrain sama-sama berkaitan erat dengan peradangan. Pada mata kering, peradangan membuat saraf kornea menjadi lebih sensitif. Kornea sendiri berperan penting dalam refleks berkedip, produksi air mata, dan proses penyembuhan luka.

Ketika aktivitas saraf terganggu akibat peradangan, kondisi ini dapat memicu atau memperparah migrain. Selain itu, mata kering dapat merangsang produksi air mata berlebihan yang mengaktifkan saraf trigeminal, saraf utama yang terlibat dalam serangan migrain.

Kedua kondisi juga sering disertai fotofobia atau sensitivitas terhadap cahaya, yang menunjukkan adanya jalur saraf yang sama.

Iritasi akibat mata kering juga membuat seseorang lebih sering berkedip, menyipitkan mata, atau mengucek mata. Kebiasaan ini dapat menimbulkan ketegangan pada otot di sekitar mata, yang kemudian menjalar ke wajah, leher, hingga bahu. Ketegangan otot inilah yang kerap memicu sakit kepala tipe tegang (tension headache).

Sakit kepala tipe ini merupakan yang paling umum, dengan ciri nyeri atau tekanan di seluruh kepala, wajah, atau leher. Intensitasnya bervariasi dari ringan hingga berat, dapat berlangsung 30 menit sampai tujuh hari, dan biasanya tidak disertai mual, muntah, atau aura seperti pada migrain.

KEYWORD :

mata kering sakit kepala migrain mata gejala dry eye




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :