Sabtu, 17/01/2026 15:34 WIB

Komite NCAG Diumumkan, AS Susun Skema Pemerintahan Baru di Gaza





Gedung Putih, Jumat (16/1), mengumumkan pembentukan sebuah komite `teknokratik` yang akan mengawal proses peralihan kekuasaan di Jalur Gaza.

Arsip - Warga Palestina berjalan melewati reruntuhan bangunan yang hancur, di tengah gencatan senjata antara Israel dan Hamas, di Kota Gaza, 16 Oktober 2025 (Foto: REUTERS)

Washington, Jurnas.com - Gedung Putih, Jumat (16/1), mengumumkan pembentukan sebuah komite teknokratik yang akan mengawal proses peralihan kekuasaan di Jalur Gaza.

Langkah ini merupakan bagian dari inisiatif Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk mengakhiri perang Israel di wilayah Palestina tersebut.

Komite yang diberi nama National Committee for the Administration of Gaza (NCAG) itu dirancang sebagai badan pelaksana yang bekerja langsung di lapangan. Tugas utamanya meliputi pemulihan layanan publik, rekonstruksi lembaga-lembaga sipil, serta stabilisasi kehidupan masyarakat Gaza.

NCAG dipimpin oleh Dr Ali Sha`ath, mantan wakil menteri Palestina di Otoritas Palestina. Untuk memastikan efektivitas pelaksanaan di lapangan, turut dibentuk Dewan Eksekutif yang melibatkan sejumlah figur internasional, di antaranya Menteri Luar Negeri Turki Hakan Fidan, utusan khusus Trump Steve Witkoff, menantu Trump Jared Kushner, mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair, serta pejabat senior dari Uni Emirat Arab, Qatar, dan Mesir.

Sementara itu, sebagai otoritas tertinggi dalam pengarah transisi kekuasaan di Gaza, Trump memimpin Dewan Perdamaian. Dewan ini beranggotakan Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio, Witkoff, Kushner, Blair, serta Presiden Kelompok Bank Dunia Ajay Banga.

Pembentukan struktur tersebut dilakukan seiring dimulainya fase kedua kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan kelompok perlawanan Palestina, Hamas. Tahap ini menitikberatkan pada demiliterisasi, pembentukan pemerintahan teknokratis, dan upaya rekonstruksi Gaza.

Fase kedua juga mencakup penarikan penuh pasukan Israel, pelucutan senjata Hamas, pengerahan pasukan stabilisasi internasional, serta pembentukan pemerintahan sementara Palestina di Gaza.

Sejak pecahnya perang pada Oktober 2023, serangan Israel di Gaza telah menewaskan lebih dari 71.000 warga Palestina. Meski gencatan senjata resmi mulai berlaku sejak Oktober 2025, serangan masih terus terjadi dan menewaskan hampir 450 orang, berdasarkan data otoritas kesehatan setempat. (Anadolu)

KEYWORD :

Komite teknokratik Amerika Serikat Donald Trump jalur Gaza komite NCAG




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :