Ilustrasi sourdough (Foto: Vicky Ng/Unsplash)
Jakarta, Jurnas.com - Roti sourdough dikenal sebagai pilihan roti yang lebih sehat berkat proses fermentasinya. Namun, menurut para ahli gizi, ada sejumlah jenis roti lain yang manfaat kesehatannya tidak kalah baik.
Pilihan roti ini umumnya kaya serat, protein, serta nutrisi penting yang mendukung kesehatan pencernaan dan kadar gula darah.
Berikut tujuh jenis roti yang dinilai sama sehatnya dengan sourdough, sebagaimana dirangkum dari Health pada Jumat (16/1):
1. Roti Sprouted (Roti Kecambah)
Roti sprouted dibuat dari biji-bijian yang direndam hingga mulai bertunas, lalu digiling menjadi adonan roti. Dikatakan bahwa proses ini menurunkan indeks glikemik dan membuat roti lebih mudah dicerna.
Roti sprouted dianggap “setengah tercerna”, sehingga menjadi pilihan tepat bagi mereka yang ingin menjaga kestabilan gula darah dibandingkan roti putih.
2. Roti Multigrain
Roti multigrain mengandung berbagai jenis biji-bijian dan biji-bijian utuh. Kandungan protein dan seratnya lebih tinggi dibandingkan roti dari tepung olahan.
Kombinasi serat dan protein membantu memperlambat pencernaan, meningkatkan rasa kenyang, serta memperbaiki respons gula darah. Disarankan memilih roti multigrain dengan kandungan gula tambahan yang rendah.
3. Roti Oat
Roti oat berasal dari gandum oat yang kaya beta-glukan, yaitu serat larut yang membantu menghambat penyerapan kolesterol di saluran cerna.
Konsumsi produk oat secara rutin dikaitkan dengan perbaikan profil lemak darah, penurunan gula darah, berat badan, dan tekanan darah, faktor penting untuk kesehatan jantung.
4. Roti Gandum Utuh
Roti gandum utuh menggunakan seluruh bagian biji gandum, termasuk dedak dan lembaga (wheat germ). Bagian ini mengandung serat, zat besi, dan vitamin B.
Karena tidak melalui proses pemurnian seperti roti putih, roti gandum utuh memiliki kandungan protein dan serat yang jauh lebih tinggi, sehingga lebih mengenyangkan dan bergizi.
5. Roti Quinoa
Quinoa merupakan pseudo-sereal bebas gluten yang tinggi protein. Dalam satu cangkir quinoa matang terdapat sekitar 8 gram protein serta kandungan serat yang cukup tinggi.
Protein dan serat pada roti quinoa membantu mengontrol rasa lapar dan menjaga kadar gula darah tetap stabil.
6. Roti Biji Rami (Flaxseed)
Biji rami kaya akan serat, magnesium, tembaga, dan selenium. Dua sendok makan biji rami utuh mengandung lebih dari 5 gram serat.
Serat ini mendukung kesehatan pencernaan, melancarkan buang air besar, serta membantu pertumbuhan bakteri baik di usus. Biji rami bisa ditambahkan ke roti rumahan atau dipilih dalam produk roti siap beli.
7. Roti Tepung Almond
Bagi yang menjalani pola makan bebas gandum, roti dari tepung almond menjadi pilihan ideal. Tepung almond mengandung protein, serat, rendah karbohidrat, serta kaya vitamin E dan magnesium.
Selain bebas gluten, roti ini juga mudah dibuat sendiri di rumah maupun ditemukan dalam versi siap saji.
Sourdough dikenal sehat karena terbuat melalui fermentasi alami menggunakan ragi liar dan bakteri asam laktat. Proses ini membantu sebagian orang dengan sensitivitas gluten mencerna roti dengan lebih nyaman, sekaligus menghasilkan respons gula darah yang lebih baik dibandingkan roti putih.
Fermentasi menghasilkan asam laktat dan asam asetat yang memperlambat penyerapan pati, sehingga lonjakan gula darah menjadi lebih terkendali. Proses ini juga meningkatkan ketersediaan mineral seperti zat besi dan menurunkan senyawa antinutrisi seperti fitat.
Selain itu, kadar FODMAP dalam sourdough lebih rendah dibandingkan roti komersial biasa, sehingga berpotensi lebih ramah bagi penderita sindrom iritasi usus (IBS).
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
roti sehat alternatif roti sourdough roti gandum utuh roti tinggi serat
























