Kamis, 15/01/2026 21:03 WIB

Alasan Penunjukan Michael Carrick sebagai Pelatih Interim MU





Keputusan Manchester United menunjuk Michael Carrick sebagai pelatih kepala sementara hingga akhir musim ternyata melalui proses panjang dan penuh pertimbangan.

Manajer interim Manchester United, Michael Carrick yang sudah resmi bergabung hingga akhir musim (Foto: talkSPORT)

London, Jurnas.com - Keputusan Manchester United menunjuk Michael Carrick sebagai pelatih kepala sementara hingga akhir musim ternyata melalui proses panjang dan penuh pertimbangan.

Langkah ini diambil di tengah situasi klub yang membutuhkan stabilitas cepat setelah pergantian manajer di tengah kompetisi.

Proses penunjukan dimulai dua hari usai pemecatan Ruben Amorim, yang mengakhiri masa tugasnya dengan persentase kemenangan 38,1 persen, terendah bagi manajer Manchester United sejak era Liga Inggris. Kondisi tersebut mendorong manajemen baru klub bergerak cepat mencari solusi jangka pendek.

Direktur Olahraga Jason Wilcox bersama CEO Omar Berrada diberi mandat untuk menentukan sosok pelatih interim hingga akhir musim 2025/2026. Berdasarkan laporan ESPN yang dikutip pada Kamis (15/1), keduanya sepakat bahwa tim membutuhkan figur yang sudah memahami lingkungan klub dan tidak memerlukan waktu adaptasi panjang.

Dari evaluasi awal, muncul tiga nama yang sama-sama memiliki latar belakang kuat di Old Trafford, yakni Michael Carrick, Ole Gunnar Solskjaer, dan Ruud van Nistelrooy. Ketiganya merupakan mantan pemain Manchester United dan pernah merasakan peran sebagai pelatih sementara.

Dalam proses tersebut, manajemen juga meminta pandangan Sir Alex Ferguson. Meski tak lagi berstatus duta klub sejak Oktober 2024, Ferguson diundang ke Carrington untuk berdiskusi secara informal bersama Wilcox dan Berrada. Pertemuan itu difokuskan pada pembahasan karakter dan kesiapan ketiga kandidat, tanpa memberikan hak veto kepada Ferguson.

Manajemen berhati-hati agar tidak mengulang kesalahan masa lalu, ketika Ferguson menunjuk David Moyes pada 2013 yang berujung kegagalan. Meski demikian, dukungan positif Ferguson terhadap Carrick disebut memberi nilai tambah dalam proses pengambilan keputusan.

Wilcox menghubungi ketiga kandidat sehari setelah Amorim diberhentikan. Mereka diminta memaparkan rencana menyelamatkan musim United, dengan target realistis berupa tiket kompetisi Eropa. Carrick dan Solskjaer melakukan pertemuan langsung, sementara Van Nistelrooy menjalani presentasi secara daring.

Akhirnya, klub memilih Carrick sebagai pelatih interim hingga akhir musim. Skema ini memberi ruang bagi manajemen untuk mencari pelatih permanen pada musim panas tanpa tekanan waktu. Carrick dinilai paling sesuai dengan kebutuhan jangka pendek klub.

Pemahaman Carrick terhadap kultur internal menjadi faktor kunci. Ia menghabiskan 12 tahun sebagai pemain United dan sempat menjadi bagian staf kepelatihan di era Jose Mourinho serta Ole Gunnar Solskjaer. Dari sisi teknis, Carrick dikenal aktif di lapangan dan memiliki otoritas alami di ruang ganti.

Persaingan terdekat datang dari Solskjaer, namun manajemen menilai Carrick lebih selaras dengan struktur organisasi baru. Solskjaer diberi penjelasan langsung secara profesional mengenai keputusan tersebut.

Setelah resmi ditunjuk, Carrick segera menyusun staf kepelatihan dengan menunjuk Jonathan Woodgate, Jonny Evans, Travis Binnion, dan Steve Holland sebagai asisten.

Kehadiran Holland, mantan asisten Gareth Southgate, dianggap penting untuk menyeimbangkan karakter Carrick yang cenderung tenang dengan pendekatan yang lebih disiplin.

Meski dikenal kalem, Carrick memiliki rekam jejak keberanian mengambil keputusan sulit. Pada periode singkatnya sebagai pelatih sementara pada 2021, ia sempat mencadangkan pemain bintang dalam laga penting.

Karakter tegas inilah yang dinilai relevan untuk mengelola ruang ganti United yang sedang berada di bawah tekanan.

Carrick telah memimpin sesi latihan pertamanya pada Kamis. Tantangan berat langsung menanti dengan laga melawan Manchester City dan Arsenal. Klub menegaskan tidak ada jaminan jabatan jangka panjang maupun kepastian dukungan transfer Januari.

Fokus utama Manchester United saat ini adalah menjaga stabilitas, memperbaiki performa, dan mempertahankan peluang tersisa untuk lolos ke kompetisi Eropa hingga akhir musim.

KEYWORD :

Manchester United Michael Carrick Old Trafford Setan Merah Liga Inggris Omar Berrada




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :