Nyeri kepala setelah bangun tidur (Foto: Health)
Jakarta, Jurnas.com - Bangun tidur dengan kepala terasa nyeri bukan sekadar keluhan sepele. Kondisi ini dapat menjadi sinyal adanya gangguan tidur atau masalah kesehatan lain yang perlu diperhatikan. Mulai dari kualitas tidur yang buruk hingga faktor psikologis, berbagai pemicu dapat membuat sakit kepala muncul sejak pagi hari.
Berikut tujuh alasan utama mengapa seseorang sering terbangun dengan sakit kepala, sebagaimana dirangkum dari Health pada Kamis (15/1):
1. Sleep apnea
7 Dampak Buruk Tidur Terlalu Lama bagi Tubuh
Sleep apnea merupakan salah satu penyebab paling umum. Pada kondisi ini, pernapasan berhenti sejenak berulang kali saat tidur, lalu tubuh memaksa terbangun untuk kembali bernapas. Banyak penderita tidak menyadarinya. Dengkur keras sering menjadi tanda awal, meski tidak selalu identik dengan sleep apnea. Untuk memastikan diagnosis, dokter biasanya menyarankan pemeriksaan tidur atau sleep study.
2. Insomnia
Insomnia membuat seseorang sulit memulai tidur, sering terbangun di malam hari, atau bangun terlalu pagi. Akibatnya, tubuh tidak mendapatkan istirahat yang cukup. Sakit kepala adalah salah satu keluhan yang kerap muncul, disertai rasa lelah dan mengantuk sepanjang hari.
3. Kebiasaan menggertakkan gigi
Bruxism atau menggertakkan gigi saat tidur dapat menyebabkan nyeri pada otot rahang dan sendi temporomandibular (TMJ). Rasa pegal ini kemudian menjalar menjadi sakit kepala. Gejalanya bisa berupa nyeri telinga, rahang terasa kaku, gigi sensitif, hingga otot wajah terasa tegang. Dokter gigi biasanya dapat mendeteksi kondisi ini melalui pemeriksaan.
4. Alergi
Paparan tungau debu di kasur, bantal, dan seprai dapat memicu hidung tersumbat dan peradangan sinus, yang kemudian menimbulkan sakit kepala di pagi hari. Menggunakan perlengkapan tidur antialergi dan mencuci seprai secara rutin dapat membantu. Konsultasi dengan dokter alergi juga dianjurkan untuk menemukan solusi yang lebih efektif.
5. Migrain
Migrain sering kali muncul di pagi hari dengan nyeri berdenyut di satu sisi kepala. Intensitasnya bisa sedang hingga berat. Gejala lain yang menyertai antara lain mual, tubuh lemas, serta sensitivitas terhadap cahaya dan suara. Pada sebagian orang, tanda awal seperti aura dapat muncul hingga 24 jam sebelum serangan migrain terjadi.
6. Kurang tidur atau terlalu lama tidur
Baik tidur terlalu singkat maupun terlalu lama dapat memicu sakit kepala tipe tegang. Sensasinya seperti ada ikatan yang menekan kepala. Rasa tidak nyaman juga dapat menjalar ke kulit kepala dan leher.
7. Depresi dan kecemasan
Kondisi psikologis seperti depresi dan gangguan kecemasan turut berperan dalam munculnya sakit kepala pagi hari. Keluhan ini sering muncul saat seseorang sedang berada dalam tekanan atau memikirkan aktivitas yang menimbulkan stres, misalnya sebelum berangkat bekerja. Konsultasi dengan tenaga kesehatan dianjurkan untuk memastikan penyebabnya.
Secara keseluruhan, sakit kepala saat bangun tidur tidak boleh diabaikan, terutama jika terjadi berulang. Mengenali penyebabnya merupakan langkah awal untuk mendapatkan penanganan yang tepat dan meningkatkan kualitas hidup. Jika keluhan terus berlangsung, pemeriksaan medis menjadi pilihan terbaik untuk mencegah komplikasi di kemudian hari.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
sakit kepala pagi gangguan tidur penyebab sakit kepala bangun pusing





















