Kamis, 15/01/2026 07:48 WIB

Kesalahan Umum Pengguna WiFi Rumah yang Bikin Internet Lemot





Memahami kesalahan umum dalam penggunaan WiFi dan melakukan penyesuaian sederhana, kualitas koneksi dapat meningkat secara signifikan.

Ilustrasi - WIFI di rumah (Foto: Vaza/Jurnas.com)

Jakarta, Jurnas.com - Koneksi WiFi rumah yang lambat sering kali langsung disalahkan pada penyedia layanan internet.

Padahal, dalam banyak kasus, penyebab utama internet lemot justru berasal dari kebiasaan dan pengaturan pengguna sendiri. Tanpa disadari, kesalahan kecil yang dilakukan sehari-hari dapat menurunkan kualitas koneksi secara signifikan.

WiFi rumah bekerja dengan memanfaatkan sinyal radio yang dipancarkan dari router ke berbagai perangkat. Kualitas sinyal ini sangat dipengaruhi oleh jarak, hambatan fisik, serta cara penggunaan jaringan. Ketika koneksi terasa tidak stabil, penting untuk melihat kembali bagaimana WiFi digunakan dan diatur di dalam rumah.

Salah satu kesalahan paling umum adalah penempatan router yang kurang tepat. Router yang diletakkan di sudut rumah, dekat dinding tebal, atau tertutup perabot besar akan kesulitan menyebarkan sinyal secara merata. Akibatnya, beberapa area rumah mengalami sinyal lemah meski jaraknya tidak terlalu jauh.

Penggunaan terlalu banyak perangkat secara bersamaan juga sering menjadi penyebab internet melambat. Ponsel, laptop, televisi pintar, hingga perangkat rumah tangga berbasis internet yang terhubung bersamaan akan membagi kapasitas bandwidth. Tanpa pengaturan prioritas, kecepatan koneksi akan terasa menurun, terutama saat digunakan untuk aktivitas berat seperti streaming atau rapat daring.

Kesalahan lain yang kerap diabaikan adalah jarangnya memperbarui perangkat router. Banyak pengguna masih memakai router lama yang tidak lagi mampu mengimbangi kecepatan internet saat ini. Teknologi WiFi terus berkembang, dan router yang sudah usang bisa menjadi hambatan utama meski paket internet tergolong cepat.

Pengaturan keamanan yang lemah juga berpengaruh terhadap performa WiFi. Kata sandi yang mudah ditebak memungkinkan orang lain ikut menggunakan jaringan tanpa disadari. Semakin banyak pengguna ilegal yang terhubung, semakin besar pula beban jaringan yang harus ditanggung.

Selain itu, gangguan sinyal dari perangkat elektronik lain juga dapat memperlambat koneksi. Microwave, telepon nirkabel, atau perangkat Bluetooth tertentu dapat mengganggu frekuensi WiFi, terutama pada jaringan 2,4 GHz. Kondisi ini membuat koneksi menjadi tidak stabil meski sinyal terlihat penuh.

Kebiasaan tidak pernah me-restart router juga termasuk kesalahan sepele namun berdampak. Router yang terus menyala tanpa jeda dapat mengalami penurunan performa akibat penumpukan proses sistem. Mematikan dan menyalakan ulang router secara berkala membantu menyegarkan koneksi dan memperbaiki gangguan ringan.

KEYWORD :

WIFI rumah Kesalahan umum pengguna WIFI Internet lemot




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :