Rabu, 14/01/2026 22:27 WIB

4 Hormon Kebahagiaan dan Cara Alami Mendapatkannya





Kebahagiaan sering kali dikaitkan dengan pencapaian, relasi sosial, atau kondisi hidup tertentu.

Ilustrasi - bahagia bersama sahabat (foto:jawapos)

Jakarta, Jurnas.com - Kebahagiaan sering kali dikaitkan dengan pencapaian, relasi sosial, atau kondisi hidup tertentu. Namun, dari sudut pandang ilmu kesehatan dan psikologi, perasaan bahagia juga sangat dipengaruhi oleh kerja hormon di dalam tubuh.

Hormon-hormon ini berperan penting dalam mengatur suasana hati, motivasi, serta respons emosional seseorang. Para peneliti menyebut ada empat hormon utama yang berkontribusi besar terhadap rasa bahagia dan sejahtera, yaitu dopamin, serotonin, oksitosin, dan endorfin.

Keempatnya bekerja secara saling melengkapi dan dapat dipicu melalui aktivitas sederhana dalam kehidupan sehari-hari tanpa harus bergantung pada faktor eksternal yang kompleks.

Memahami fungsi masing-masing hormon kebahagiaan serta cara meningkatkannya secara alami dapat membantu seseorang menjalani hidup dengan lebih seimbang.

Dengan kebiasaan yang tepat, tubuh mampu memproduksi hormon-hormon ini secara optimal untuk mendukung kesehatan mental dan emosional.

1. Dopamin, Hormon Kepuasan dan Motivasi

Dopamin dikenal sebagai hormon yang berkaitan dengan rasa puas dan dorongan untuk mencapai sesuatu. Hormon ini dilepaskan ketika seseorang berhasil menyelesaikan tugas, mencapai target, atau memperoleh penghargaan atas usahanya. Dopamin berperan penting dalam membangun fokus, semangat, dan rasa percaya diri.

Cara alami meningkatkan dopamin dapat dilakukan dengan menetapkan tujuan kecil yang realistis dan menyelesaikannya secara konsisten. Aktivitas fisik ringan, menjaga pola makan bergizi tinggi protein, serta memberi jeda istirahat setelah bekerja juga membantu menjaga kadar dopamin tetap stabil.

2. Serotonin, Penjaga Stabilitas Emosi

Serotonin berfungsi mengatur suasana hati dan menjaga kestabilan emosi. Kadar serotonin yang cukup membantu seseorang merasa lebih tenang, optimis, dan mampu menghadapi tekanan dengan lebih baik. Kekurangan serotonin kerap dikaitkan dengan stres berkepanjangan dan gangguan suasana hati.

Paparan sinar matahari pagi, olahraga teratur, serta kebiasaan bersyukur merupakan cara efektif untuk merangsang produksi serotonin. Selain itu, pola tidur yang teratur dan konsumsi makanan kaya triptofan juga berperan penting dalam menjaga keseimbangan hormon ini.

3. Oksitosin, Hormon Kedekatan dan Kepercayaan

Oksitosin sering disebut sebagai hormon cinta karena berperan dalam membangun ikatan emosional dan rasa aman dalam hubungan sosial. Hormon ini dilepaskan saat seseorang merasakan kedekatan, empati, dan interaksi sosial yang positif.

Cara meningkatkan oksitosin secara alami dapat dilakukan melalui komunikasi yang hangat, sentuhan fisik yang sehat seperti berpelukan, serta melakukan tindakan kebaikan kepada orang lain. Hubungan sosial yang sehat terbukti sangat berpengaruh terhadap kesehatan mental secara keseluruhan.

4. Endorfin, Pereda Stres Alami Tubuh

Endorfin berfungsi sebagai pereda nyeri dan stres alami yang diproduksi tubuh. Hormon ini membantu menciptakan perasaan senang dan rileks, terutama setelah melakukan aktivitas fisik atau pengalaman yang menyenangkan.

Produksi endorfin dapat ditingkatkan dengan berolahraga, tertawa, mendengarkan musik favorit, atau melakukan aktivitas kreatif. Bahkan, aktivitas sederhana seperti tersenyum dan bercanda ringan sudah mampu merangsang pelepasan endorfin.

KEYWORD :

tips bahagia hormon kebahagiaan ahli psikolog tips kesehatan




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :