Ilustrasi berolahraga untuk memperbaiki kesehatan mental (Foto: Health)
Jakarta, Jurnas.com - Olahraga tidak hanya berperan menjaga kebugaran fisik, tetapi juga menjadi salah satu cara paling efektif untuk meningkatkan kesehatan mental. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa aktivitas fisik mampu memperbaiki suasana hati, menurunkan tingkat stres, serta membantu seseorang mengelola emosi dengan lebih baik.
Saat seseorang bergerak, tubuh melepaskan endorfin, yaitu zat kimia alami di otak yang berfungsi meredakan rasa sakit dan memunculkan perasaan senang. Meski demikian, bagi sebagian orang, memulai olahraga justru terasa berat, terutama ketika sedang menghadapi tekanan mental. Karena itu, para ahli menyarankan untuk memulai dari aktivitas kecil yang ringan dan menyenangkan.
Perubahan akibat olahraga tidak hanya terlihat dari luar, seperti jantung yang berdetak lebih cepat atau napas yang menjadi lebih dalam. Di dalam otak, olahraga memicu serangkaian reaksi kimia yang berkontribusi langsung pada perbaikan suasana hati. Selain endorfin, olahraga juga menurunkan kadar kortisol, hormon yang berkaitan dengan stres.
Aktivitas fisik turut membantu menyeimbangkan hormon leptin dan ghrelin yang berperan dalam pengaturan rasa lapar, energi, serta kualitas tidur. Di saat yang sama, kadar serotonin dan dopamin meningkat, dua hormon yang berperan besar dalam menciptakan rasa bahagia dan nyaman.
Manfaat tersebut berdampak nyata pada kesehatan mental. Berbagai studi menunjukkan bahwa olahraga rutin dapat menurunkan risiko depresi dan kecemasan. Salah satu penelitian besar terhadap lebih dari 260 ribu orang menemukan bahwa mereka yang aktif berolahraga memiliki kemungkinan lebih kecil mengalami depresi. Penelitian lain dengan sekitar 69 ribu responden juga menunjukkan penurunan signifikan pada tingkat kecemasan.
Olahraga juga berkontribusi pada kualitas tidur yang lebih baik. Kurang tidur kerap membuat seseorang lebih mudah stres dan sulit berpikir jernih. Dengan tidur yang cukup dan berkualitas, kemampuan mengelola emosi pun meningkat, sehingga kesehatan mental menjadi lebih stabil.
Selain itu, olahraga dinilai membantu proses pemulihan pada gangguan penggunaan zat, termasuk kecanduan alkohol. Aktivitas fisik terbukti dapat menekan keinginan untuk mengonsumsi alkohol sekaligus memperbaiki kondisi kesehatan yang kerap terganggu akibat kebiasaan tersebut, seperti tekanan darah dan masalah jantung.
Berbagai penelitian juga mencatat bahwa orang yang rutin berolahraga cenderung memiliki rasa percaya diri lebih tinggi, fungsi otak yang lebih baik, suasana hati yang lebih positif, serta kualitas hidup yang meningkat. Mereka juga dinilai lebih mampu menghadapi situasi penuh tekanan.
Jenis olahraga yang bermanfaat untuk kesehatan mental sangat beragam. Latihan aerobik seperti berjalan kaki, berlari, bersepeda, dan berenang efektif mengurangi gejala depresi dan kecemasan. Latihan kekuatan atau resistance training juga membantu memperbaiki suasana hati. Sementara itu, yoga dikenal mampu menenangkan pikiran sekaligus meredakan ketegangan tubuh. Aktivitas kelompok, seperti olahraga tim, turut memberikan manfaat sosial yang berdampak positif pada kesehatan mental.
Dalam membangun rutinitas olahraga, konsistensi menjadi kunci utama. Olahraga tidak harus dilakukan dalam durasi panjang atau dengan intensitas tinggi. Aktivitas sederhana yang dilakukan secara rutin sudah cukup memberikan dampak positif.
Beberapa tips yang disarankan antara lain memulai secara bertahap, tidak memaksakan diri, membagi waktu olahraga dalam sesi singkat, serta memilih aktivitas yang benar-benar disukai. Target yang umum direkomendasikan adalah sekitar 30 menit olahraga intensitas sedang hampir setiap hari.
Hambatan seperti kurang motivasi, keterbatasan waktu, atau rasa malas memang kerap muncul. Untuk mengatasinya, seseorang bisa melibatkan keluarga dan teman, menjadwalkan olahraga pada waktu dengan energi terbaik, serta mengingat bahwa kehadiran dalam sesi olahraga, meski singkat, sudah merupakan pencapaian.
Pada akhirnya, olahraga bukan sekadar aktivitas fisik, melainkan investasi jangka panjang bagi kesehatan mental. Dengan pendekatan yang realistis dan konsisten, manfaat positifnya dapat dirasakan secara bertahap dalam kehidupan sehari-hari.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
olahraga kesehatan mental manfaat olahraga mental olahraga kurangi stres tips rutin olahraga


















