Selasa, 13/01/2026 13:58 WIB

7 Tahapan Mengenalkan Kamar Mandi pada Balita





Balita Anda seringkali banyak tingkah saat di ajak ke kamar mandi, orang tua harus bersabar dan bertahap dalam memperkenalkannya

Ilustrasi mengenalkan kamar mandi pada anak (foto:orami)

Jakata, Jurnas.com – Si kecil seringkali banyak tingkah saat di ajak ke kamar mandi. Orang tua harus bersabar dan bertahap dalam memperkenalkan kegiatan ini.  

Biasanya anak rewel dengan kamar mandi kerena merasa takut sehingga gelisah saat berada didalamnya. Sebab itu, ciptakan ruangan ini bukanlah hal yang perlu dikhawatirkan agar balita Anda merasa aman dan nyaman.

Berikut beberapa tahapan yang dapat Anda terapkan dalam memperkenalkan kamar mandi pada balita:

1. Perkenalkan fungsi dan benda kamar mandi dengan santai

Anda dapat memulai dengan mengajak si kecil masuk kamar mandi tanpa harus mandi. Kenalkan benda-benda di dalamnya serta fungsinya seperti sabun, gayung dan sikat gigi. Jaga intonasi yang tenang, santai dan ceria. Dalam menjelaskan, gunakan bahasa sederhana agar anak mudah memahami. Biarkan balita Anda memegang benda-benda tersebut. Dengan menyentuhnya, anak akan memastikan dirinya bahwa benda tersebut ternyata tidak menyeramkan.  

2. Ubah kamar mandi menjadi ramah dan menyenangkan buat si kecil

Anda dapat menempelkan stiker lucu dengan gambar kesukaan anak. Gunakan ember, gayung dan sikat gigi dengan warna-warni yang cerah agar Balita Anda tertarik. Sediakan mainan mandi seperti bebek, bola kecil dan botol plastik kecil untuk menambah keseruan anak ketika beraktifitas dalam kamar mandi. Jika si kecil masih ragu atau takut, nyalakan lampu terang dan dapat buka sedikit pintu kamar mandi. 

3. Jadikan momen mandi menyenangkan

Agar si kecil merasa mandi merupakan hal yang menyenangkan, tidak ada salahnya Anda memulai dengan main air sebentar bersamanya. Ketika aktivitas mandi berlangsung, ajak anak bernyanyi lagu anak dan bersenda gurau sehingga anak tidak merasa bosan. Bebaskan anak pegang sabun dan gayung sendiri supaya anak merasa dia mempunyai peran penting dalam kegiatan mandinya.

4. Lakukan secara bertahap

Anak memerlukan waktu yang tidak dapat Anda tergetkan dalam menilai dan mempercayai sesuatu, begitu juga dengan ruangan kamar mandi. Lakukan dengan bertahap dan lihat kesanggupan anak menerima hal baru. Jangan paksa dan memarahi jika si kecil menolak. Hari pertama, hanya mencuci tangan dan kaki saja. Hari kedua, tambahkan dengan membersihkan wajahnya, namun jangan tiba-tiba agar anak tidak kaget. Hari berikutnya, mulai siram badan sebentar dengan air yang cukup hangat. Lanjutkan tahapan dihari-hari berikutnya

5. Berikan contoh

Buah hati akan belajar dengan melihat Anda saat berada di kamar mandi. Gunakan kesempatan ini, Anda dapat mengajak anak melakukan kegiatan ringan seperti menggosok gigi bersama. Anak akan senang bila dilibatkan dalam melakukan kegiatan bareng orang tua.

6. Gunakan rutinitas yang konsisten

Ajak anak untuk mandi pada jam yang sama setiap hari. Rutinitas yang konsisten ini mengajarkan anak akan kedisiplinan tidak terkecuali membersihkan diri alias mandi. Anak akan tahu habis bermain di sore hari setelahnya wajib mandi untuk selalu bersih dan segar serta menjaga kesehatannya.

7. Berikan pujian setiap kemajuan

Tidak perlu gengsi memberikan pujian kepada balita Anda yang menunjukkan kemajuan dan kemandiriannya. Misalkan “Wah, hebat ya sudah mau masuk kamar mandi!”. Ingat, jangan memarahinya jika anak membuat berantakan kamar mandi, tapi berikan pengertian akibat dari perbuatannya.

KEYWORD :

Mengenalkan Kamar Mandi Kamar Mandi Kamar Mandi pada Balita Tahapan Mengenalkan Kamar Mandi




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :