Ilustrasi sperma (Foto: Doknet)
Jakarta, Jurnas.com - Masalah jumlah sperma rendah atau oligozoospermia kerap menjadi penghambat kehamilan. Kondisi ini terjadi ketika jumlah sperma kurang dari 15 juta per mililiter air mani.
Faktor gaya hidup, stres, pola makan, hingga paparan lingkungan berperan besar terhadap kualitas dan kuantitas sperma, sehingga berpengaruh terhadap peluang kehamilan.
Dikutip dari Health pada Selasa (13/1), berikut ini sembilan cara alami meningkatkan jumlah sperma:
1. Batasi Konsumsi Alkohol
Minum lebih dari 10 gelas per minggu terbukti menurunkan jumlah sperma secara signifikan. Sementara konsumsi ringan hingga sedang relatif aman, pengurangan alkohol tetap dianjurkan demi kesehatan reproduksi.
2. Berhenti Merokok
Kebiasaan merokok juga menjadi musuh utama kesuburan. Perokok jangka panjang cenderung memiliki jumlah sperma dan volume semen lebih rendah.
Kabar baiknya, penelitian menunjukkan bahwa berhenti merokok dapat memperbaiki jumlah sperma dalam waktu sekitar tiga bulan.
3. Tingkatkan Aktivitas Fisik
Olahraga aerobik selama 50 menit, tiga kali seminggu, terbukti meningkatkan jumlah sperma sekaligus pergerakannya. Selain itu, olahraga membantu menurunkan stres yang berpengaruh langsung terhadap hormon reproduksi.
4. Relaksasi
Stres berlebihan diketahui menekan hormon luteinizing (LH) dan testosteron yang penting bagi produksi sperma. Teknik relaksasi seperti meditasi, pernapasan, atau sekadar mengatur waktu istirahat dapat membantu.
5. Perbaiki Pola Tidur
Pola tidur juga tidak kalah penting, karena durasi tidur yang terlalu sedikit atau berlebihan, serta jadwal tidur tidak teratur, dikaitkan dengan rendahnya jumlah sperma.
6. Asupan Makanan Kaya Antioksidan
Sekitar 30–80 persen kasus infertilitas pria dikaitkan dengan stres oksidatif. Vitamin C, vitamin E, beta karoten, lutein, serta mineral seperti zinc, selenium, dan folat membantu melindungi DNA sperma dari kerusakan. Buah, sayur, kacang-kacangan, biji-bijian, ikan berlemak, dan sayuran hijau merupakan sumber utama nutrisi tersebut.
7. Tambahkan Suplemen Antioksidan
Selain dari makanan, suplemen antioksidan seperti coenzyme Q10 (CoQ10) dilaporkan mampu meningkatkan jumlah dan pergerakan sperma jika dikonsumsi secara rutin. Namun, penggunaannya tetap disarankan di bawah pengawasan tenaga medis.
8. Konsumsi Lemak Sehat
Asam lemak omega-3 dan omega-6 dari ikan berlemak, kacang, biji, dan minyak nabati membantu menjaga kualitas membran sperma. Kekurangan lemak sehat dapat berdampak langsung pada fungsi sperma.
9. Lengkapi dengan Suplemen Herbal
Beberapa suplemen herbal dan asam amino turut menjadi perhatian. Ekstrak biji fenugreek selama 12 minggu dilaporkan mampu meningkatkan kadar testosteron, yang berpengaruh terhadap jumlah sperma.
Sementara D-aspartic acid, asam amino yang banyak ditemukan pada jaringan reproduksi pria, juga dikaitkan dengan peningkatan testosteron dan kualitas sperma.
Di sisi lain, ada sejumlah faktor yang dapat menurunkan jumlah sperma. Obat-obatan tertentu seperti antidepresan, anti-androgen, opioid, dan penghambat saluran kalsium termasuk di antaranya.
Paparan bahan kimia beracun, steroid anabolik, suhu panas berlebihan di area testis, serta infeksi menular seksual juga berpotensi merusak kualitas sperma.
Kondisi medis tertentu, termasuk gangguan hormon, trauma pada organ reproduksi, hingga terapi kanker seperti kemoterapi dan radiasi, dapat menyebabkan penurunan sperma secara permanen. Oleh karena itu, pria disarankan segera memeriksakan diri jika mengalami gangguan kesuburan.
Jika pasangan belum juga mendapatkan kehamilan setelah satu tahun berhubungan tanpa kontrasepsi, pemeriksaan kesuburan menjadi langkah penting. Dokter dapat merekomendasikan berbagai terapi, mulai dari antibiotik untuk infeksi, obat hormonal seperti clomiphene, suntikan hormon, hingga prosedur medis seperti inseminasi buatan (IUI) dan bayi tabung (IVF).
Para ahli menegaskan, perubahan gaya hidup tetap menjadi fondasi utama untuk meningkatkan kesuburan pria. Membatasi alkohol, berhenti merokok, rutin berolahraga, mengelola stres, serta memperbaiki pola makan dapat memberikan dampak nyata terhadap kualitas sperma.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
jumlah sperma rendah cara tingkatkan sperma kesehatan reproduksi pria infertilitas pria

















