Ilustrasi IHSG
Jakarta, Jurnas.com - Penutupan perdagangan awal pekan, Senin (12/1/2026), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) berakhir di zona merah seiring aksi profit taking (ambil untung) pelaku pasar di tengah minimnya katalis baru.
Akhir Sesi II, IHSG ditutup melemah 52,03 Poin atau 0,58 persen ke posisi 8.884,71.
Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 1,43 poin atau 0,17 persen ke posisi 866,55.
Awal Pekan, IHSG Menguat ke Level 8.991
Sebanyak 279 saham naik, 435 saham menurun, dan 97 tidak bergerak nilainya.
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 5.072.603 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 74,40 miliar lembar saham senilai Rp40,10 triliun.
Meski IHSG Melesat, Lima Saham Ini Justru Anjlok
Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu MSKY, DKHH, KPIG, APLN dan SOCI.
Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni HILL, NRCA, IRSX, DOOH dan PBSA.
Catat, Lima Saham Top Gainers Pekan Ini
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Bursa Efek Indonesia Indeks Harga Saham Gabungan
























