Ilustrasi - tanki bensin mobil (Foto: Marek Studzinski/Unsplash)
Jakarta, Jurnas.com - Menggunakan ponsel saat mengisi bahan bakar kendaraan masih kerap dianggap sepele oleh sebagian masyarakat.
Padahal, kebiasaan tersebut menyimpan risiko serius yang dapat membahayakan keselamatan diri sendiri maupun orang lain di sekitar area pengisian bahan bakar.
Larangan menggunakan ponsel di SPBU bukan tanpa dasar. Area pengisian bensin merupakan lingkungan dengan konsentrasi uap bahan bakar yang mudah terbakar. Dalam kondisi tertentu, percikan api sekecil apa pun dapat memicu kebakaran atau ledakan.
Salah satu risiko yang sering disorot adalah potensi percikan listrik statis. Ponsel, meski jarang, tetap berpeluang menghasilkan percikan listrik, terutama saat digunakan untuk menelepon atau ketika baterai bermasalah. Di lingkungan yang dipenuhi uap bensin, kondisi ini dapat menjadi pemicu bahaya.
Selain faktor teknis, penggunaan ponsel juga berisiko mengalihkan perhatian. Pengendara yang fokus pada layar ponsel bisa lalai terhadap prosedur keselamatan, seperti memastikan mesin kendaraan mati atau memperhatikan petugas SPBU. Kelalaian kecil tersebut berpotensi memicu insiden yang tidak diinginkan.
Beberapa kasus kebakaran di area SPBU yang dilaporkan di berbagai negara juga menunjukkan bahwa perilaku tidak aman, termasuk penggunaan ponsel, menjadi salah satu faktor risiko. Meski tidak selalu menjadi penyebab utama, kebiasaan ini tetap meningkatkan potensi terjadinya kecelakaan.
Selain aspek keselamatan, penggunaan ponsel saat mengisi bensin juga melanggar aturan yang berlaku di banyak SPBU. Aturan tersebut dibuat untuk menciptakan lingkungan yang aman dan tertib bagi seluruh pengguna layanan. Kepatuhan terhadap aturan menjadi bentuk tanggung jawab bersama.
Para ahli keselamatan menekankan bahwa pencegahan adalah langkah terbaik. Menjauhkan ponsel selama proses pengisian bahan bakar hanya membutuhkan waktu singkat, namun dapat mencegah risiko besar yang mengancam keselamatan.
Dengan memahami alasan di balik larangan ini, masyarakat diharapkan lebih disiplin dan sadar akan pentingnya keselamatan. Mengisi bensin tanpa bermain ponsel bukan hanya soal aturan, tetapi juga langkah sederhana untuk melindungi diri dan orang lain dari potensi bahaya.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Main Handphone Isi Bensin Bahan Bakar Kendaraan Mobil dan Motor
























