Sabtu, 10/01/2026 07:32 WIB

Legislator PKB: Kampus Membentuk Nalar Kritis, Kompetensi dan Jejaring





Jadi kuliah bukan soal gengsi gelar, tapi soal proses pendalaman keilmuan dan pengembangan diri secara sistematis agar anak muda siap berkontribusi bagi bangsa

Wakil Ketua Komisi X DPR Fraksi PKB, Lalu Hadrian Irfani. (Foto: Ist)

Jakarta, Jurnas.com - Persoalan perkuliahan tidak bisa disederhanakan. Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani menekankan bahwa kuliah tak dapat disebut sebagai bagian dari scam. 

Pernyataan Lalu merespons seorang pemuda yang menyampaikan pendapatnya soal kuliah viral di media sosial. Dia bahkan menyebut kuliah itu scam atau penipuan. 

“Kuliah itu scam karena ilmu bisa didapat di mana saja, saya kira itu pandangan yang terlalu menyederhanakan persoalan. Hari ini pengetahuan bisa diakses dari mana pun, tapi perguruan tinggi bukan sekadar tempat mencari informasi," kata Lalu dalam keterangan resminya, Jumat (9/1).

Politikus PKB ini mengatakan, kampus adalah pembentukan nalar kritis, etika dan kompetensi spesialis. Kata Lalu, untuk bidang tertentu standar akademik tetap dibutuhkan.

"Kampus adalah ruang pembentukan nalar kritis, etika, jejaring, dan terutama kompetensi spesialis yang terstruktur dan teruji," ujarnya.

"Untuk bidang-bidang tertentu, kedokteran, teknik, pendidikan, hukum, riset, hingga kebijakan publik, pendidikan tinggi dengan kurikulum, dosen, dan standar akademik yang jelas tetap sangat dibutuhkan," imbuh Lalu.

Ketua DPW PKB ini menyebut kuliah tak sekedar soal gengsi untuk mendapatkan gelar. Dia mengatakan perguruan tinggi dibutuhkan untuk pengembangan diri.

"Jadi kuliah bukan soal gengsi gelar, tapi soal proses pendalaman keilmuan dan pengembangan diri secara sistematis agar anak muda siap berkontribusi nyata bagi bangsa," tegasnya.

Seorang pemuda menyampaikan pendapatnya soal kuliah hingga viral di media sosial. Dia bahkan menyebut kuliah itu scam atau penipuan. 

"Kuliah itu ini ya, kalau bisa dibilang scam, scam untuk yang kalau itu bukan emang spesialisasi gitu. Tapi, kalau misalnya kita emang pingin spesialisasi entah itu dokter yang hubungannya sama nyawa, ya emang itu benar-benar harus didalami ilmunya kan menurut saya itu masih butuh untuk kuliah," kata pemuda dalam video tersebut.

"Kuliah itu nggak harus kuliah di kampus, asal kita punya jiwa yang penasaran akan sesuatu, kritis, Insyallah kita mau kayak gimana malah tak jamin pasti lebih pintar," katanya.

 

 

KEYWORD :

Warta DPR Komisi X Legislator PKB kuliah scam perguruan tinggi Lalu Hadrian Irfani




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :