Sabtu, 10/01/2026 03:33 WIB

Cara Elegan Membungkam Orang yang Julid Tanpa Drama





Ada saja yang julid tentang kamu yang belum tentu akan kebenarannya. Lalu, bagaimana cara membungkam orang julid tanpa harus drama?

Ilustrasi sedang bergosip (foto:sonora)

Jakarta, Jurnas.com – Dalam kehidupan bermasyarakat tidak semua akan mencintai kamu dengan tulus. Ada saja yang julid dan menyebarkan cerita-cerita negatif tentang kamu yang belum tentu akan kebenarannya. Lalu, bagaimana cara membungkam orang julid tanpa harus drama?

Di era media sosial dan budaya “komentar tanpa filter”, julid seakan jadi menu harian. Entah soal gaya berpakaian, pekerjaan, atau kehidupan pribadi yang menjadi target untuk dibicarakan.

Orang julid ada di mana-mana, tidak terkecuali di lingkungan rumah sekalipun. Cara kamu merespons merekalah yang menunjukkan seberapa dewasa dan kuat dirimu. Tak perlu terlibat dalam drama, karena kelasmu bukan ditentukan oleh seberapa lantang kamu membalas, tapi seberapa tenang kamu berdiri di tengah provokasi.

Mereka yang membencimu selalu ada saja yang merasa perlu mengomentari negatif mengenaimu. Padahal kamu pun tidak tahu apa masalah dia sampai berbuat tega seperti itu. Tapi membalas dengan emosi hanya akan menurunkan dirimu ke level yang sama.

Menghadapi orang yang julid harus dengan sikap elegan. Ini merupakan senjata terbaik untuk membungkap mereka yang suka bergosip. Ketika kamu tetap tenang dan tidak terpancing, sebenarnya kamu sudah menang.

Berikut ini beberapa cara halus tapi efektif untuk menghadapi komentar julid tanpa mengorbankan martabatmu.

Senyumin aja

Respons terbaik untuk komentar julid yang tidak penting? Senyum. Tidak perlu membalas panjang. Mereka akan semakin terlihat buruk ketika kamu bersikap bijak dan mendiamkan mereka bergosip.

Ganti topik pembicaraan

Ketika hangat-hangatnya kamu menjadi bahan gunjingan, jangan terpancing untuk menanggapinya. Kamu dapat mengubah topik pembicaraan ke hal lain yang lagi kekinian. Ini menunjukkan bahwa kamu tidak tertarik dengan energi negatif mereka dan itu lebih menyakitkan bagi si julid daripada balasan frontal.

Gunakan Kalimat “Aman Tapi Nyelekit”

Gunakan kata-kata yang terdengar sopan, tapi mengirimkan pesan bahwa kamu tidak bisa diperlakukan semena-mena. Misalkan: “Wah, kamu perhatian banget ya sama hidup aku. Terima kasih.” Atau, “Makasih sarannya, walau nggak diminta.” Bagi si biang julid kalimat tersebut akan  terasa menyakitkan dan merendahkan dirinya.

Tunjukkan dengan Fakta, Kesampingkan Emosi

Biasanya seseorang bergosip akan menambahkan narasi sesuka hatinya. Maka kamu dapat menjawab dengan data atau realita yang jelas. Misalnya: “Sebenarnya sih aku kerja di bidang yang kamu bilang ‘gak jelas’ itu, dan alhamdulillah bisa biayai hidup sendiri.” Singkat, padat, berkelas. Orang lainpun akan tersadar akan fakta tersebut dan si julid akan terlihat sebagai orang yang iri akan kelebihan orang lain.

Diam Itu Juga Elegan

Tak semua ucapan perlu ditanggapi. Kadang, diam adalah bentuk pembalasan terbaik. Kamu menunjukkan kepada semua orang kalau tidak terusik dengan segala berita hoax tentangmu. Dengan tidak memberi panggung pada mereka, kamu sudah menghapus bahan bakar dari mesin julid mereka. Si penggosip akan merasa kehadiran dirinya tidak penting untuk diperhitungkan.

Doakan dengan Tulus (Atau Pura-pura Tulus)

Saat semua cara sudah kamu coba, cukup ucapkan: “Semoga kamu bahagia ya.” Sederhana, tapi cukup untuk membuat si julid kebingungan harus merespons apa. Terkadang, ketulusan (atau kesan ketulusan) adalah tamparan yang paling menyakitkan.

KEYWORD :

Orang Julid Membungkam Orang Julid Cara mengatasi Julid




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :