Jum'at, 09/01/2026 06:01 WIB

WNI di Belanda Diimbau Waspadai Cuaca Ekstrem





Kemlu RI menghimbau para WNI untuk memantau informasi cuaca dari sumber pemerintah setempat, membatasi perjalanan yang tidak mendesak, serta menghubungi 112

Ilusrasi cuaca ekstrem, badai salju (Foto: Reuters)

Jakarta, Jurnas.com - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) mengimbau warga negara Indonesia (WNI) di Belanda untuk tetap waspada di tengah cuaca ekstrem yang melanda Eropa meski saat ini berada dalam keadaan aman.

“Hingga saat ini, tidak terdapat laporan WNI yang terdampak signifikan, selain hambatan pada transportasi publik,” menurut pernyataan tertulis Direktorat Pelindungan WNI Kemlu RI di Jakarta, Selasa (6/1).

Menurut pernyataan itu, Kemlu RI menghimbau para WNI untuk memantau informasi cuaca dari sumber pemerintah setempat, membatasi perjalanan yang tidak mendesak, serta menghubungi 112 dalam keadaan darurat.

Kemlu RI menyampaikan bahwa guna menghadapi cuaca ekstrem berupa salju dan es di Belanda, Rabu (7/1), Badan Meteorologi Belanda (KNMI) telah mengeluarkan peringatan Kode Oranye untuk hampir seluruh wilayah dengan pengecualian Kode Kuning di Limburg dan Kepulauan Wadden.

Kemlu RI melalui Kedutaan Besar RI (KBRI) Den Haag melakukan pemantauan intensif, berkoordinasi dengan otoritas setempat, serta menyampaikan imbauan kewaspadaan kepada WNI dan diaspora Indonesia melalui kanal resmi.

Kemlu RI juga mengimbau para WNI yang ada di Belanda untuk memanfaatkan hotline KBRI di +31 6 288 60 509 untuk kekonsuleran dan di +31 6 828 4 9252 untuk keimigrasian darurat.

“KBRI akan terus melakukan langkah antisipatif guna memastikan keselamatan serta pelindungan WNI di wilayah akreditasi,” tambah pernyataan itu.

Menurut NL Times, pada Rabu (7/1) menandai hari keenam berturut-turut cuaca musim dingin bersalju di Belanda dan juga hari keenam pembatalan massal di Bandara Schipol, di mana bandara telah membatalkan 718 penerbangan di hari yang sama.

Peringatan oranye dikeluarkan saat cuaca berbahaya berpotensi besar menimbulkan gangguan, kerusakan, atau cedera serius, seperti akibat salju dan jalan licin, sedangkan Kode Kuning menandakan risiko sedang yang memerlukan peningkatan kewaspadaan. (Ant)

KEYWORD :

Kemlu RI Warga Negara Indonesia WNI di Belanda Cuaca Ekstrem




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :