Pemmimpin oposisi Venezuela, Maria Corina Machado (Foto: Straits Times)
Washington, Jurnas.com - Pemimpin oposisi Venezuela, Maria Corina Machado, mengakui bahwa kini dia berencana pulang ke Venezuela, usai meninggalkan negara tersebut selama hampir sebulan terakhir.
Machado yang dianggap sebagai lawan paling kredibel bagi Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, pergi ke Norwegia pada Desember lalu untuk menerima Novel Perdamaian.
Dikutip dari Straits Times pada Selasa (6/1), Machado dianugerahi penghargaan tersebut atas perjuangannya melawan kediktatoran menurut pandangan Komite Nobel Norwegia.
"Saya berencana untuk pulang sesegera mungkin," kata Machado. Ini merupakan wawancara pertamanya sejak Amerika Serikat (AS) melancarkan serangan untuk menangkap Maduro pada 3 Januari lalu.
Machado juga menyebut agresi Washington sebagai langkah besar bagi kemanusiaan, kebebasan, serta martabat manusia, di saat sosok Maduro penuh kontroversi di mata rakyat.
Meski Machado cukup kredibel sebagai oposisi Maduro, dia tampaknya belum melakukan komunikasi terbaru dengan Presiden AS, Donald Trump, yang kini disebut-sebut bakal mengendalikan Venezuela yang kaya minyak.
"Sebenarnya, saya berbicara dengan Presiden Trump pada 10 Oktober, hari yang sama ketika Hadiah Nobel Perdamaian diumumkan, (tetapi) tidak sejak saat itu," ujar Machado.
Sementara itu, Wakil Presiden Venezuela sekaligus Menteri Perminyakan, Delcy Rodriguez, dilantik sebagai presiden sementara pada Selasa (6/1) ini. Namun, langkah Washington selama akhir pekan membuat banyak orang bertanya-tanya tentang masa depan negara Amerika Latin tersebut.
Pada 3 Januari, Presiden Trump menolak gagasan untuk bekerja sama dengan Machado, dengan mengatakan bahwa perempuan itu tidak memiliki dukungan atau rasa hormat di dalam negerinya sendiri.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Nicolas Maduro Presiden Venezuela Maria Corina Machado Amerika Serikat




























