Kamis, 08/01/2026 00:26 WIB

Politisi Republik Bantah Trump Bakal Kendalikan Venezuela





Ketua DPR dari Partai Republik, Mike Johnson, membantah bahwa Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump akan melakukan pendudukan terhadap Venezuela

Presiden AS Donald Trump (Foto: REUTERS)

Washington, Jurnas.com - Ketua DPR dari Partai Republik, Mike Johnson, membantah bahwa Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump akan melakukan pendudukan maupun menguasai Venezuela, pasca menangkap presiden yang sah, Nicolas Maduro.

"Kami tidak memiliki pasukan bersenjata AS di Venezuela, dan kami tidak menduduki negara itu," kata Mike setelah menjalani sesi pertemuan rahasia dengan Menteri Luar Negeri AS, Menteri Pertahanan AS, dan pejabat senior lainnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Brian Mast, Ketua Fraksi Partai Republik dari Komite Urusan Luar Negeri DPR. Menurut dia, AS tidak memiliki rencana untuk melakukan pembangunan apapun di Venezuela.

"Ini tidak terlihat seperti apa pun yang pernah dilihat siapa pun di bawah pemerintahan Presiden Trump. Mereka bukanlah pemerintahan yang terlibat dalam perang berkepanjangan," ujar Mast.

Diketahui, Presiden Trump mengirim pasukan AS ke Caracas pada 3 Januari lalu untuk menangkap Presiden Maduro, dengan tuduhan pemimpin negara yang terlibat dalam peredaran narkotika.

Penangkapan Maduro mengguncang para pemimpin dunia, membuat para pejabat di Caracas bergegas untuk mengatur ulang strategi. Hal ini juga membuat beberapa legislator Partai Demokrat AS marah.

Mereka menilai Menlu AS Marco Rubio dan pejabat pemerintahan Trump lainnya telah berbohong kepada warga, dan selalu bersikeras tidak merencanakan perubahan rezim di Venezuela.

"Rencana mereka agar AS mengelola Venezuela masih samar, berdasarkan angan-angan dan tidak memuaskan," kata Chuck Schumer, pemimpin Partai Demokrat di Senat AS pada Selasa (6/1), dikutip dari Straits Times.

KEYWORD :

Presiden Amerika Serikat Donald Trump Presiden Venezuela Nicolas Maduro




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :