Ilustrasi - Peta risiko global soroti Amerika Latin dan Oseania sebagai zona rawan wabah penyakit (Foto: Earth)
Jakarta, Jurnas.com - Peta risiko penyakit global terbaru menunjukkan sekitar 9,3 persen daratan dunia berada dalam kategori rawan tinggi hingga sangat tinggi terhadap wabah berbahaya. Zona tersebut terutama terkonsentrasi di Amerika Latin dan Oseania, wilayah yang tengah menghadapi tekanan besar akibat perubahan iklim dan aktivitas manusia.
Temuan ini berasal dari pemodelan global berbasis kecerdasan buatan dan data satelit yang mencakup hampir seluruh negara. Penelitian tersebut dipimpin epidemiolog veteriner Angela Fanelli dari Joint Research Centre Komisi Eropa yang meneliti keterkaitan perubahan lingkungan dengan meningkatnya risiko epidemi.Melalui analisis tersebut, peneliti mengklasifikasikan 6,3 persen daratan dunia sebagai wilayah berisiko tinggi dan 3 persen lainnya sebagai sangat tinggi. Secara bersamaan, sekitar 20 persen populasi global tinggal di wilayah berisiko sedang, sementara 3 persen hidup di zona paling rentan.Baca juga :
11 Nama Presiden Venezuela dari Masa ke Masa
Sebagian besar penyakit dalam peta ini bersifat zoonosis atau menular dari hewan ke manusia. Risiko ini meningkat seiring perluasan permukiman ke hutan dan semakin intensnya interaksi manusia dengan satwa liar pembawa patogen.
11 Nama Presiden Venezuela dari Masa ke Masa
Ikuti Update jurnas.com di
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD : Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Peta Risiko Global Risiko Wabah Amerika Latin Wabah Penyakit




























