Air Terjun Sipiso-piso, Sumatra Utara (Foto: BPK RI)
Jakarta, Jurnas.com - Musim hujan sering dianggap kurang ideal untuk berwisata, terutama ke daerah dengan dominasi wisata alam terbuka. Namun di Sumatra Utara, sejumlah destinasi justru tetap menawarkan pengalaman menarik dan relatif aman dikunjungi meski hujan turun, selama wisatawan memilih lokasi yang tepat dan melakukan persiapan yang memadai.
Danau Toba menjadi destinasi utama yang tetap diminati sepanjang tahun, termasuk saat musim hujan. Di kawasan Parapat dan Pulau Samosir, hujan ringan sering menghadirkan kabut tipis di atas permukaan danau yang menciptakan suasana tenang dan dramatis, berbeda dari suasana cerah pada musim kemarau.
Pulau Samosir menawarkan wisata budaya yang tidak sepenuhnya bergantung pada cuaca. Desa Tomok dan kawasan Ambarita, misalnya, memungkinkan wisatawan menikmati peninggalan sejarah dan budaya Batak di area yang sebagian besar berada di ruang terbuka namun tidak memerlukan aktivitas fisik berat.
7 Tips Liburan Seru di Musim Hujan
Bagi wisatawan yang memilih aktivitas dalam ruangan, Kota Medan menyediakan berbagai destinasi wisata sejarah yang cocok dikunjungi saat hujan. Istana Maimun menjadi salah satu pilihan utama karena bangunan bersejarah ini memiliki ruang dalam yang luas dan nyaman untuk dieksplorasi.
Tidak jauh dari Istana Maimun, Masjid Raya Al Mashun juga menjadi destinasi wisata religi yang aman dikunjungi saat musim hujan. Arsitektur megah dan area dalam masjid memungkinkan wisatawan menikmati keindahan bangunan tanpa terganggu kondisi cuaca.
Museum Negeri Sumatra Utara di Medan turut menjadi alternatif wisata edukatif saat hujan. Koleksi sejarah, budaya, dan etnografi yang tersimpan di dalam gedung menjadikan museum ini ideal untuk kunjungan keluarga maupun pelajar.
Wisata alam tetap dapat dinikmati dengan lebih berhati-hati, salah satunya di Air Terjun Sipiso-piso. Saat musim hujan, debit air yang meningkat membuat air terjun ini tampak lebih spektakuler, meski pengunjung perlu memperhatikan faktor keselamatan karena jalur bisa menjadi licin.
Bagi pencinta wisata budaya, Museum Huta Bolon Simanindo di Pulau Samosir menawarkan pengalaman mengenal adat Batak Toba melalui koleksi artefak dan pertunjukan seni yang sebagian besar berlangsung di area terstruktur.
Wisata religi modern juga menjadi pilihan yang relatif aman saat hujan, seperti Patung Yesus Sibea-bea di kawasan Bukit Sibea-bea, Samosir. Akses jalan yang sudah tertata memungkinkan kunjungan singkat tanpa harus berjalan jauh di alam terbuka.
Selain wisata destinasi, musim hujan menjadi waktu yang tepat untuk menikmati wisata kuliner. Kawasan pusat kota Medan menawarkan banyak tempat makan dengan konsep indoor yang nyaman untuk bersantai sambil mencicipi kuliner khas daerah.
Berastagi juga tetap menarik dikunjungi saat hujan ringan, terutama untuk menikmati suasana sejuk dan aktivitas santai seperti mengunjungi Pasar Buah Berastagi atau menikmati kopi di kafe-kafe sekitar pusat kota.
Meski banyak destinasi tetap dapat dikunjungi, wisatawan tetap disarankan memantau kondisi cuaca dan memperhatikan akses jalan, terutama menuju kawasan perbukitan dan danau yang rawan berkabut atau licin.
Dengan pemilihan destinasi yang tepat, musim hujan bukan penghalang untuk berwisata di Sumatra Utara. Justru pada periode ini, wisatawan dapat merasakan suasana yang lebih tenang, sejuk, dan berbeda dari keramaian musim liburan.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
wisata Sumatra Utara liburan musim hujan destinasi wisata Sumut wisata Medan



























