Minggu, 01/03/2026 22:43 WIB

Menteri HAM Minta Polisi Usut Tuntas Teror terhadap Influencer





Menteri HAM Natalius Pigai meminta aparat kepolisian mengusut tuntas teror yang dialami aktivis dan influencer usai mengkritik penanganan bencana banjir Sumatra

Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai.

Jakarta, Jurnas.com - Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai meminta aparat kepolisian mengusut tuntas teror yang dialami aktivis dan influencer usai mengkritik penanganan bencana banjir Sumatra.

“Terkait maraknya teror yang menimpa influencer, saya minta kepada aparat kepolisian untuk mengusut secara tuntas agar diketahui apa motif dan siapa pelakunya,” kata Pigai dalam keterangannya dikutip Senin, 5 Januari 2026.

Pigai mengapresiasi para pihak, termasuk influencer yang memanfaatkan kebebasan berpendapat. Namun, menurutnya kritik sering bergeser menjadi serangan terhadap individu maupun institusi.

Bahkan beberapa pihak mungkin memanfaatkan narasi tersebut untuk menaikkan jumlah pengikut dan memicu gangguan terhadap kehormatan orang lain.

“Saat ini kita menikmati surplus demokrasi, yakni hak berpendapat atas pikiran dan perasaan yang dijamin tanpa adanya protokol lalu lintas. Dalam situasi ini, tidak mungkin institusi, apalagi negara, menghalangi kebebasan tersebut,” ujarnya. Lebih lanjut, Pigai mengingatkan para influencer agar tidak langsung menyalahkan pemerintah. Sebab, hingga kini belum ada pihak yang terbukti bertanggung jawab

Ia juga menekankan, kebebasan berpendapat kadang disalahgunakan untuk memanipulasi opini, seperti menyerang pribadi atau membuat kesimpulan berlebihan. Dia meminta masyarakat tetap rasional dan objektif saat menilai informasi di media sosial.

Terkait penanganan bencana di Sumatera, Pigai menegaskan bahwa pemerintah telah menunjukkan keseriusan melalui kerja nyata yang sistematis, masif, dan terencana. Dia mengatakan, pemerintah menjalankan dua tahap penanganan, yakni tahap tanggap darurat dan tahap pembangunan infrastruktur, sebagai bagian dari upaya pemulihan masyarakat terdampak.

“Semua orang tentu tahu dan telah menyaksikan bahwa hampir setiap minggu Presiden datang ke Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat,” tuturnya.

Untuk diketahui, aktivis lingkungan Iqbal Damanik, dan para influencer seperti DJ Donny, Sherly Annavita, dan Virdian mengaku mendapat pesan ancaman bernada "Mulutmu Harimaumu". DJ Donny menerima dua kali teror ke rumahnya dalam kurun waktu tiga hari terakhir.

Pertama, DJ Donny dikirimi bangkai ayam pada Senin, 29 Desember 2025. Teror kedua, rumahnya dilempari bom molotov.

Upaya hukum telah ditempuh Donny dengan melaporkan peristiwa itu ke Mapolda Metro Jaya yang teregistrasi dengan nomor perkara STTLP/B/9545/XII/2025/SPKT/POLDA METRO JAYA.

KEYWORD :

Menteri HAM Natalius Pigai Teror Terhadap Influencer Bencana Banjir Sumatra




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :