Senin, 05/01/2026 20:23 WIB

Elon Musk: Implan Otak Neuralink Siap Diproduksi Massal





Perusahaan rintisan antarmuka otak komputer Neuralink kembali menunjukkan perkembangan signifikan.

Elon Musk (Foto: REUTERS)

Jakarta, Jurnas.com - Perusahaan rintisan antarmuka otak dan komputer Neuralink kembali menunjukkan perkembangan signifikan.

Setelah melalui berbagai uji awal, perusahaan yang dipimpin Elon Musk itu kini menatap fase yang lebih besar, yaitu produksi massal perangkat.

Menurut laporan Indianexpress, Musk menyampaikan bahwa produksi dalam jumlah besar akan dimulai tahun ini. Target tersebut dinilai sebagai langkah besar untuk memperluas pemanfaatan teknologi Neuralink di luar lingkup percobaan terbatas.

Dalam unggahannya di X, Musk menjelaskan rencana perusahaan untuk menggunakan prosedur bedah yang jauh lebih sederhana dan hampir sepenuhnya otomatis pada 2026.

Ia juga menekankan bahwa perangkat dirancang agar mampu menembus lapisan pelindung otak tanpa harus mengangkatnya.

Sebagai catatan, dura mater atau biasa disebut dura merupakan lapisan keras di bagian terluar otak yang berfungsi melindungi dari infeksi maupun benturan. Teknologi implan ini terutama ditujukan bagi pasien dengan kondisi cedera tulang belakang dan gangguan motorik berat.

Dengan alat tersebut, pasien yang mengalami keterbatasan gerak dapat mengoperasikan komputer, menjelajah internet, bermain gim, hingga mengendalikan berbagai perangkat rumah tangga hanya melalui aktivitas otak.

“Neuralink akan mulai produksi massal perangkat antarmuka otak–komputer dan beralih ke prosedur operasi yang lebih sederhana dan hampir sepenuhnya otomatis pada 2026. Benang perangkat akan menembus dura tanpa perlu mengangkatnya. Ini adalah hal yang sangat besar,” tulis Elon Musk dalam unggahannya pada 31 Desember 2025.

Pada November sebelumnya, Neuralink mengungkapkan bahwa mereka telah menanamkan chip pada 12 pasien kelumpuhan berat. Noland Arbaugh penerima implan pertama menceritakan bahwa perangkat tersebut memungkinkannya bermain Mario Kart, menyalakan televisi, hingga mengoperasikan berbagai peralatan rumah tanpa harus menggerakkan tubuh.

Dalam unggahan lain, Musk menyebut potensi teknologi ini bahkan bisa memulihkan fungsi tubuh secara menyeluruh.

“Neuralink pada dasarnya dapat menjembatani komunikasi dari korteks otak, melewati bagian leher atau tulang belakang tempat saraf mengalami kerusakan,” katanya.

Teknologi ini pertama kali diumumkan pada 2022 melalui chip bernama N1, yang dilengkapi 1.024 elektroda dan terhubung ke otak lewat 64 benang mikro.

KEYWORD :

Perusahaan Elon Musk komputer Neuralink Benang perangkat dura mater




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :