Senin, 05/01/2026 10:21 WIB

Mendikdasmen Pastikan Revitalisasi 897 Sekolah di Sumut Rampung Januari





Mendikdasmen Abdul Mu`ti memastikan revitalisasi 897 sekolah di Sumatra Utara (Sumut) akan rampung seluruhnya pada akhir Januari mendatang.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu`ti saat meresmikan Program Revitalisasi Sekolah di Sumatra Utara (Foto: Muti/Jurnas.com)

Jakarta, Jurnas.com - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu`ti memastikan revitalisasi 897 sekolah di Sumatra Utara (Sumut) akan rampung seluruhnya pada akhir Januari mendatang.

Hal ini disampaikan dalam peresmian revitalisasi sekolah se-Sumut di Kota Medan, pada Minggu (4/1), didampingi oleh Gubernur Sumatra Utara (Sumut) Bobby Afif Nasution.

Di Sumut, program yang menjadi bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Prabowo Subianto itu menyasar 34 PAUD, 400 SD, 240 SMP, 119 SMA, 88 SMK, 11 SLB, dan lima sanggar kegiatan belajar (SKB).

"Totalnya adalah 897 satuan pendidikan dengan total anggaran sebanyak Rp852.490.307.954," kata Menteri Mu`ti.

Adapun dari jumlah tersebut, tak seluruhnya sudah berhasil merampungkan revitalisasi. Tercatat baru 349 sekolah atau 39 persen yang menyelesaikan progres 100 persen.

"Jadi ada 431 yang sekarang ini masih dalam proses pembangunan. Dan yang sudah berproses pelaksanaannya 90 sampai 95 persen dari pekerjaan ada 117 atau setara dengan 13,4 persen," ujar Mendikdasmen.

"Sekolah-sekolah yang sekarang ini masih dalam proses penyelesaian pembangunan, direncanakan semuanya selesai 100 persen pada akhir Januari 2026. Sehingga mudah-mudahan pada Februari nanti semua sudah dapat digunakan sepenuhnya untuk pembelajaran yang berkualitas," dia menambahkan.

Diketahui, Program Revitalisasi Sekolah yang menelan anggaran Rp16,9 triliun secara nasional menyasar 16.171 satuan pendidikan untuk perbaikan sarana prasarana serta pembangunan unit sekolah baru. Saat ini, sudah 85 persen sekolah menyelesaikan pembangunan.

"Kalau tadi ada yang belum selesai 100 persen, itu sebagian besarnya karena force majeur, misalnya peristiwa alam yang memang tidak bisa dihindari. Alhamdulillah juga tidak terdapat keterlambatan yang karena faktor-faktor teknis yang non-force majeur," kata Mendikdasmen.

KEYWORD :

Menteri Abdul Mu`ti Program Revitalisasi Sekolah Sumatra Utara




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :