Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin (Foto: Ist/Kemenkes)
Jakarta, Jurnas.com - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyampaikan pentingnya kecepatan respons dan semangat gotong royong dalam penanganan dampak bencana hidrometeorologi di wilayah Sumatera.
Pernyataan ini disampaikan saat memberikan keterangan pers terkait pengiriman bantuan kemanusiaan oleh Palang Merah Indonesia (PMI). Menkes mengutip arahan Presiden Prabowo Subianto agar bantuan kemanusiaan disalurkan secepat mungkin dan melibatkan seluruh elemen bangsa.
“Presiden Prabowo menekankan bahwa kita harus membantu dengan cepat, lalu bergotong royong bersama karena ini adalah masalah kita bersama. Indonesia kuat karena modal sosialnya,” ujar Menkes dalam keterangan resmi, Sabtu (3/1/2026).
Bencana banjir dan tanah longsor yang melanda tiga provinsi di Sumatera berdampak signifikan terhadap sektor kesehatan. Tercatat sebanyak 87 rumah sakit terdampak, dengan sembilan di antaranya sempat tidak dapat beroperasi.
Namun, lanjutnya, berkat dukungan lintas sektor, seluruh rumah sakit tersebut kini telah kembali berfungsi. “Dalam waktu dua minggu, dengan bantuan semua pihak, seluruh rumah sakit yang terdampak sudah bisa beroperasi kembali,” kata Menkes.
Selain rumah sakit, sebanyak 867 puskesmas turut terdampak. Sekitar 180 puskesmas sempat tidak beroperasi, dan hingga saat ini tersisa empat puskesmas di Aceh yang masih dalam proses pemulihan akibat kerusakan berat serta kondisi lumpur yang masih tinggi.
Menkes juga menyoroti kondisi pengungsian yang hingga kini masih menampung sekitar 300 ribu jiwa di lebih dari 1.000 titik pengungsian, termasuk 76 desa terpencil dengan akses yang sangat terbatas.
“Ada daerah yang hanya bisa ditempuh dengan perahu, kendaraan khusus, bahkan sepeda motor trail dengan waktu tempuh sampai enam jam. Ini yang terus menjadi perhatian kami,” ungkapnya.
Untuk menjaga layanan kesehatan tetap berjalan, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah menurunkan 3.200 relawan, termasuk 500 tenaga dari Kemenkes, bekerja sama dengan sektor swasta, organisasi profesi, dan TNI.
Selai itu, rotasi relawan dilakukan setiap dua minggu agar pelayanan kesehatan di wilayah terdampak, termasuk pengungsian, tetap optimal.
Menkes juga memberikan apresiasi kepada PMI atas peran pentingnya dalam pengiriman bantuan kemanusiaan. Ia menekankan bahwa kolaborasi antara pemerintah, PMI, dan mitra lainnya menjadi kunci percepatan pemulihan layanan kesehatan.
Ke depan, pemulihan empat puskesmas yang tersisa memerlukan alat berat guna menjangkau ruang fasilitas yang tertimbun lumpur. “Kalau bisa ada alat berat kecil dan operatornya, kami harap dalam tiga minggu sampai satu bulan ke depan puskesmas tersebut bisa kembali beroperasi,” pungkasnya. (*)
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin Gotong Royong Bencana Sumatra
























