Senin, 05/01/2026 09:31 WIB

5 Amalan Sunnah Bulan Rajab untuk Persiapan Spiritual Menuju Ramadan





Ini beberapa amalan yang dianjurkan untuk diperbanyak di bulan Rajab

Ilustrasi sedang berdoa, salah satu amalan sunnah yang dianjurkan untuk diperbanyak pada bulan Rajab (Foto: Baznas)

Jakarta, Jurnas.com - Bulan Rajab menjadi salah satu momentum penting dalam kalender Islam karena termasuk bulan haram yang dimuliakan. Pada bulan ini, umat Islam dianjurkan memperbanyak amalan sunnah sebagai bentuk persiapan spiritual menuju Ramadan.

Walau tidak semua amalan memiliki dalil khusus yang terkait langsung dengan Rajab, bulan ini tetap menjadi momen terbaik untuk memperbaiki diri dan menata hati.

Berikut beberapa amalan yang dianjurkan untuk diperbanyak di bulan Rajab:

1. Memperbanyak Istighfar dan Taubat

Rajab sering dijadikan momentum untuk memperbanyak istighfar dan taubat. Sejumlah ulama mengingatkan agar seorang muslim lebih sering meminta ampun, merenungkan kesalahan, dan berusaha meninggalkan kebiasaan buruk.

Karena Rajab termasuk bulan mulia, menjaga diri dari dosa dan memperbanyak taubat dipandang memiliki nilai yang lebih besar, tidak hanya bagi hati, tetapi juga bagi kualitas ibadah secara keseluruhan.

2. Menjaga Shalat Wajib dan Menambah Shalat Sunnah

Amalan yang paling utama tetaplah menjaga shalat wajib. Di bulan Rajab, perhatian terhadap shalat dianjurkan semakin ditingkatkan tepat waktu, lebih khusyuk, dan tidak menunda tanpa alasan.

Selain itu, shalat sunnah seperti rawatib, dhuha, dan tahajud bisa diperbanyak. Amalan ini memperkuat kedekatan spiritual dan menumbuhkan konsistensi ibadah harian.

3. Memperbanyak Puasa Sunnah dan Sedekah

Puasa sunnah menjadi amalan yang paling sering dilakukan di bulan Rajab. Meskipun tidak ada puasa Rajab khusus, umat Islam dianjurkan berpuasa pada hari-hari sunnah seperti Senin-Kamis.

Sementara itu, sedekah menjadi salah satu amalan yang sangat dianjurkan untuk diperbanyak di bulan Rajab. Banyak orang memanfaatkannya sebagai kesempatan membantu fakir miskin, menyantuni anak yatim, atau mendukung kegiatan sosial dan keagamaan.

Selain memberi manfaat langsung kepada orang lain, sedekah juga melembutkan hati, menumbuhkan empati, dan melatih keikhlasan dalam berbagi. Memberi kepada sesama, baik dalam bentuk materi maupun bantuan lainnya, menjadi cara menghadirkan nilai kemanusiaan dalam ibadah.

4. Membaca dan Menghayati Al-Qur’an

Rajab dapat dijadikan titik awal untuk membangun kebiasaan membaca Al-Qur’an secara lebih rutin menjelang Ramadan. Tidak perlu memaksakan jumlah bacaan yang berlebihan yang lebih penting adalah konsistensi.

Membaca, memahami maknanya, dan berusaha mengamalkannya akan memperkuat hubungan seorang muslim dengan kitab sucinya, sekaligus mempersiapkan diri menyambut bulan-bulan berikutnya.

5. Memperbanyak Shalawat dan Doa 

Bulan yang dimuliakan selalu menjadi waktu yang baik untuk memperbanyak shalawat kepada Nabi Muhammad SAW. Amalan ini diyakini menenangkan hati sekaligus memperkuat hubungan spiritual.

Pada bulan ini juga menjadi waktu yang baik untuk memperbanyak doa. Banyak muslim menjadikan Rajab sebagai momen memohon kesehatan, rezeki yang halal, keteguhan iman, dan harapan agar dipertemukan dengan Ramadan.

Salah satu doa yang sering dibaca adalah: “Allahumma barik lana fi Rajab wa Sya’ban, wa ballighna Ramadan.” Doa ini menjadi simbol harapan agar perjalanan ibadah ke depan penuh keberkahan.

KEYWORD :

Bulan Rajab Ibadah Sunnah Persiapan Menuju Ramadan Info Keislaman




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :