Ilustrasi - orang sedang mengisi baterai ponsel menggunakan power bank (Foto: IM Zion/Unsplash)
Jakarta, Jurnas.com - Mengisi daya ponsel di tempat umum kini sudah menjadi kebiasaan. Di mal, bandara, kafe, terminal, hingga hotel, hampir semua menyediakan colokan listrik atau port USB gratis.
Bagi banyak orang, fasilitas ini terasa sangat membantu, terutama saat baterai ponsel kritis. Namun, kebiasaan sederhana ini ternyata menyimpan risiko yang tidak boleh disepelekan.
Di balik kemudahan tersebut, ada ancaman keamanan yang dikenal dengan istilah juice jacking. Istilah ini merujuk pada upaya peretasan yang memanfaatkan port USB publik.
Melalui kabel USB, bukan hanya listrik yang mengalir, tetapi juga data. Pada port yang sudah dimodifikasi, peretas bisa memasukkan malware, mencuri informasi, bahkan mengakses isi ponsel tanpa disadari pengguna.
Dampaknya bisa beragam: mulai dari pencurian kata sandi, data pribadi, foto, hingga akses ke akun media sosial dan perbankan.
Risiko lain yang jarang disadari adalah kualitas arus listrik yang tidak stabil. Beberapa colokan dan adaptor di tempat umum tidak memiliki sistem perlindungan yang baik.
Arus yang tidak sesuai bisa menyebabkan ponsel cepat panas, mempercepat kerusakan baterai, bahkan berpotensi memicu korsleting. Dalam jangka panjang, kebiasaan mengisi daya sembarangan bisa menurunkan performa baterai dan membuatnya lebih cepat aus.
Bukan berarti fasilitas pengisian daya umum harus dihindari sepenuhnya, tetapi pengguna perlu lebih bijak. Cara paling aman adalah selalu membawa charger sendiri dan lebih baik mengisi daya melalui colokan listrik biasa, bukan port USB publik.
Menggunakan power bank juga menjadi alternatif aman ketika berada di luar rumah. Selain itu, gunakan kabel berkualitas dan hindari meminjam kabel dari orang yang tidak dikenal, karena kabel pun bisa dimodifikasi untuk mencuri data.
Pengaturan keamanan pada ponsel juga perlu diperhatikan. Aktifkan kunci layar, nonaktifkan fitur transfer data otomatis saat terhubung ke USB, dan hindari membuka aplikasi sensitif ketika ponsel sedang di-charge di luar rumah.
Jika muncul notifikasi permintaan akses data saat menghubungkan kabel USB, sebaiknya batalkan. Setelah selesai, biasakan memeriksa riwayat izin aplikasi dan lakukan pemindaian keamanan secara berkala.
Pada akhirnya, mengisi daya ponsel di tempat umum memang tampak praktis, tetapi risikonya nyata. Sedikit kewaspadaan akan jauh lebih baik daripada menyesal setelah data pribadi bocor atau perangkat rusak.
Membawa charger sendiri, menggunakan power bank, dan menjaga pengaturan keamanan ponsel adalah langkah sederhana yang bisa melindungi kita dari berbagai ancaman digital.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Cas ponsel tempat umum cas di kendaraan baterai ponsel



























