Para penduduk yang terdampak bencana banjir dan longsir di wilayah Sumatera dan Aceh (Foto: sinpo)
Jakarta, Jurnas.com - Sebanyak 380 ribu orang lebih masih mengungsi akibat bencana banjir bandang dan longsor di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, hingga Kamis, 1 Januari 2026.
Hal itu sebagaimana diungkapkan Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dikutip, Jumat (2/1).
"Masih ada 380.360 jiwa saudara-saudara kita yang masih mengungsi," kata dia.
Adapun rinciannya, di Aceh tercatat sebanyak 356.655 korban yang masih mengungsi, Sumatra Utara 13.770 pengungsi, dan Sumatra Barat 9.935 pengungsi.
BNPB mencatat jumlah pengungsi tersebut mengalami penambahan sebanyak 2.196 orang dari hari sebelumnya, Rabu, 31 Desember 2025.
Lebih lanjut, Abdul menyebut saat ini sudah ada 1.050 Hunian Sementara (Huntara) untuk korban terdampak bencana yang siap ditempati.
"Kita harapkan dengan tadi sudah dilihat langsung oleh bapak Presiden Prabowo, bahwa sudah ada lebih kurang 1.050 huntara yang sebagian besar sudah siap huni bagi suadara-saudara kita di Aceh Tamiang dan di beberapa tempat lainnya," ucapnya.
Selain itu, para korban terdampak bencana juga akan menerima beberapa santunan lainnya dari Kementerian Sosial (Kemensos).
"Isi dan santunan lain yang akan diterima oleh suadara-saudara kita, juga nanti dari kemensos ada santunan ekonomi dan santunan perabot rumah," tandasnya.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
BNPB RI bencana banjir pengungsi banjir banjir Sumatra banjir Aceh
























