Kamis, 05/03/2026 17:22 WIB

UNS Kembangkan Sepeda Listrik Efisien dan Ramah Lingkungan





UNS Surakarta mengembangkan prototipe sepeda listrik ringan sebagai bagian dari roadmap riset jangka panjang Metallives (Metals for Lightweight Vehicles).

Prototipe sepeda listrik yang dikembangkan UNS Surakarta (Foto: Ist/UNS)

Jakarta, Jurnas.com - Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta mengembangkan prototipe sepeda listrik ringan sebagai bagian dari roadmap riset jangka panjang Metallives (Metals for Lightweight Vehicles).

Roadmap ini dirancang guna menjawab tantangan transportasi masa depan melalui peningkatan efisiensi, ketahanan struktural, dan keberlanjutan lingkungan berbasis riset ilmiah dan analisis data.

Selain berfokus pada inovasi teknologi, riset ini juga menjadi sarana pengembangan sumber daya manusia melalui pelibatan mahasiswa jenjang S1, S2, dan S3 dalam kegiatan penelitian dan publikasi ilmiah.

"Metallives menjadi arah riset jangka panjang RG Metals untuk mendukung pengembangan kendaraan ringan yang aman, efisien, dan ramah lingkungan berbasis teknologi pengolahan logam," kata Ketua Research Group Teknologi dan Pemrosesan Logam (RG Metals), Prof. Triyono dikutip dari laman resmi UNS pada Kamis (1/1).

Sementara itu, Ketua Peneliti, Prof. Dr. Ir. Nurul Muhayat, mengatakan bahwa riset sepeda listrik ini berawal dari kompetisi mahasiswa pada 2022.

Desain terbaik dari kompetisi tersebut kemudian direalisasikan melalui proses manufaktur dengan dukungan Program Mitramart UNS Tahun 2024, dan dilanjutkan pengembangannya melalui Program Hilirisasi Riset Pengujian Model dan Prototipe Tahun 2025 seiring besarnya potensi inovasi yang dimiliki.

Dalam pengembangan lanjutan ini, fokus riset diarahkan pada peningkatan kenyamanan dan stabilitas berkendara yang disesuaikan dengan karakteristik lingkungan perkotaan di Indonesia yang umumnya memiliki kondisi jalan tidak rata. Pengembangan dilakukan melalui penerapan sistem tiga suspensi serta penyempurnaan sistem kelistrikan.

"Pengembangan prototipe ini menitikberatkan pada kenyamanan, stabilitas, dan keselamatan pengguna agar sesuai dengan kondisi nyata jalan perkotaan di Indonesia," ujar Prof. Nurul.

Proses manufaktur prototipe dilakukan melalui tiga tahapan utama, yaitu perancangan desain, produksi rangka, dan perakitan sistem elektrikal.

Rangka sepeda dibuat menggunakan material aluminium AA6061 yang dipilih karena memiliki sifat ringan, kuat, dan sesuai untuk aplikasi struktural. Proses penyambungan rangka dilakukan menggunakan metode pengelasan TIG/GTAW.

"Pemilihan material dan metode pengelasan dilakukan untuk memastikan kekuatan struktur rangka sekaligus menjaga bobot tetap ringan," dia menambahkan.

Tahapan pengujian dilakukan untuk memastikan kelayakan dan keamanan prototipe. Pengujian meliputi uji makro, uji mikro, dan uji tarik pada sambungan las, serta pengujian performa sepeda yang mengacu pada SNI 1049 Tahun 2008 melalui lintasan ergonomi, jarak tempuh, dan simulasi jalan tidak rata.

"Melalui rangkaian pengujian ini, kami memastikan sepeda tetap stabil, aman, dan nyaman digunakan dalam berbagai kondisi jalan perkotaan," kata dia.

KEYWORD :

Sepeda Listrik Universitas Sebelas Maret UNS Surakarta




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :