Presiden Barcelona, Joan Laporta (Foto: Goal)
London, Jurnas.com - Presiden Barcelona, Joan Laporta, angkat bicara untuk membela Ronald Araujo yang tengah menjadi sorotan tajam.
Selama lima tahun membela Blaugrana, bek asal Uruguay itu dikenal sebagai sosok penting di lini pertahanan dan menjadi salah satu pemain yang paling konsisten.
Araujo telah mencatat 190 penampilan di semua kompetisi dengan kontribusi 12 gol dan tujuh assist. Namun performanya belakangan ini dianggap menurun, terutama setelah ia diganjar kartu merah dalam kekalahan 0-3 dari Chelsea pada laga Liga Champions, Selasa lalu.
Bek 26 tahun itu mendapatkan dua kartu kuning, termasuk tekel terlambat terhadap Marc Cucurella menjelang turun minum. Keputusan wasit dinilai tepat, dan Araujo tidak bisa berbuat banyak selain menerima hukuman tersebut.
Menjelang laga La Liga kontra Elche, Araujo dipastikan absen karena mengalami cedera. Namun posisinya di tim utama sudah mulai dipertanyakan akibat performanya yang kurang stabil.
Enzo Maresca Puas Chelsea Tundukkan Barcelona
Meski begitu, Laporta menilai kritik yang diarahkan kepada sang bek terlalu berlebihan. Ia menegaskan bahwa Araujo tetap merupakan bagian penting dari tim dan tidak pantas dijadikan kambing hitam.
"Tim menunjukkan karakter meski bermain dengan 10 pemain," ujar Laporta kepada wartawan dikutip dari Sportsmole pada Minggu (30/11).
"Terkait kartu merahnya, kartu pertama sangat keras, dan insiden berikutnya membuat kami bermain dengan 10 orang. Saya ingin memberi dukungan dan membela Araujo. Dia dikritik terlalu keras, dan menurut saya itu tidak adil," tambahnya.
Laporta menambahkan bahwa Araujo selalu bermain dengan hati dan memberikan segalanya untuk Barcelona.
"Dia kapten kami, dia pemain yang emosional dan punya rasa tanggung jawab besar. Sekarang dia sedang mengalami masa sulit, dan dari Andorra saya ingin menyampaikan bahwa kami mendukungnya," kata Laporta.
Dengan dukungan penuh dari manajemen, Araujo diharapkan dapat memulihkan kondisi fisik dan mentalnya untuk kembali memperkuat Barcelona dalam waktu dekat.
"Dia harus bangkit. Di Barcelona, kami menang bersama dan kalah bersama. Tidak ada satu orang pun yang sepenuhnya bertanggung jawab atas kemenangan atau kekalahan," tegas Laporta
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Presiden Barcelona Joan Laporta Ronald Araujo Hansi Flick Liga Champions




















