Minggu, 30/11/2025 00:14 WIB

6 Kayu Hutan Indonesia Termahal yang Jadi Buruan, Ada dari Sumatra





Indonesia tak hanya dikenal sebagai negara megabiodiversitas, tetapi juga sebagai penghasil-pemasok beberapa jenis kayu premium yang nilainya cukup fantastis

Ilustrasi - Kayu Gaharu, salah satu kayu hutan Indonesia termahal yang jadi buruan (Foto: Aceh Trend/Ali Hamdan)

Jakarta, Jurnas.com - Indonesia tak hanya dikenal sebagai negara megabiodiversitas, tetapi juga sebagai penghasil serta pemasok beberapa jenis kayu premium yang nilainya cukup fantastis alias mahal dan menembus pasar internasional.

Kekuatan karakter serat, ketahanan alami, hingga kelangkaan membuat sejumlah kayu di hutan Indonesia menjadi incaran industri furnitur mewah, alat musik, hingga kerajinan bernilai tinggi.

Berikut lima kayu hutan Indonesia termahal yang diburu pasar lokal maupun pasar global:

1. Kayu Ulin

Kayu ulin (Eusideroxylon zwageri) dijuluki ironwood berkat tingkat kekerasan dan ketahanannya terhadap air serta rayap. Keawetannya yang bisa mencapai puluhan hingga ratusan tahun menjadikan ulin bahan utama konstruksi premium, jembatan, dan bangunan tradisional seperti rumah panggung.

Dikenal juga sebagai kayu besi, kayu ulin berasal dari Sumatra, Kalimantan, dan beberapa negara di Asia Tenggara. Karena pertumbuhannya sangat lambat, ketersediaan ulin makin terbatas sehingga harganya kerap meroket di pasar lokal maupun internasional.

2. Kayu Ebony

Kayu ebony Sulawesi, dikenal sebagai Macassar ebony, ditandai warna gelap dramatis dengan pola serat kontras yang mewah. Keindahan visual ini membuatnya menjadi favorit pembuat instrumen musik, pisau gagang premium, hingga furnitur kelas atas.

Kelangkaan bahan mentah dan permintaan tinggi menjadikan ebony salah satu kayu tropis dengan harga tertinggi di dunia.

3. Kayu Sonokeling

Sonokeling (Dalbergia latifolia) sering disebut rosewood Jawa karena karakter warna ungu kehitaman dan serat yang elegan. Kayu ini menjadi buruan industri gitar, piano, dan dekorasi interior mewah.

Pada pasar internasional, sonokeling bersaing dengan rosewood India yang sudah lebih dulu populer, namun kualitas sonokeling Indonesia dikenal stabil dan bernilai koleksi.

Soal harga, jangan ditanya, semakin besar diameternya dan semakin mulus atau tidak bolong-bolong dalamnya, harga kayu ini bisa menyentuh ratusan juta hingga miliaran rupiah.

4. Kayu Cendana

Cendana NTT merupakan salah satu kayu beraroma paling berharga di dunia. Aromanya yang langka menjadikannya bahan baku parfum, dupa, minyak esensial, dan produk ritual. Pertumbuhan lambat dan pengelolaan yang ketat membuat harganya melonjak, bahkan bisa melampaui komoditas kayu keras lainnya meski ukuran kayu relatif kecil.

5. Kayu Jati

Jati Indonesia, khususnya jati Tectona grandis, tetap menjadi standar emas kayu mewah berkat ketahanan, tampilan serat yang elegan, dan stabilitasnya sebagai bahan bangunan maupun furnitur. Pasar global menghargai jati tua yang dipanen dari hutan tanaman berkelanjutan. Nilai jualnya stabil dan cenderung meningkat, menjadikan jati sebagai simbol kualitas sekaligus investasi jangka panjang.

6. Kayu Gaharu

Kayu Gaharu (Aquilaria malaccensis) adalah kayu beraroma khas yang terbentuk ketika pohon Aquilaria atau Gyrinops mengalami infeksi alami dan menghasilkan resin harum bernama agarwood. Resin inilah yang membuat harganya ekstrem, mulai dari jutaan hingga puluhan juta rupiah per kilogram, bahkan grade terbaik dapat mencapai ratusan juta hingga miliaran rupiah per kilogram.

Kayu gaharu adalah kayu asli hutan tropis Asia Tenggara. Pohon ini banyak ditemukan di Indonesia, khususnya di hutan Kalimantan dan Sumatra.

KEYWORD :

Kayu Hutan Kayu Termahal Hutan Indonesia Kayu Sumatra




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :