Ilustrasi sourdough (Foto: Vicky Ng/Unsplash)
Jakarta, Jurnas.com - Sourdough dikenal sebagai roti fermentasi alami yang sudah lama menjadi bagian dari budaya kuliner Eropa dan Amerika. Namun, makanan ini mulai dilirik sebagai salah satu opsi saat datang ke restoran di Indonesia.
Rasa asam khas dari proses fermentasi membuatnya sering dipadukan dengan makanan bertekstur lembut atau topping bercita rasa kuat. Di luar negeri, sourdough bukan hanya roti sarapan, tetapi juga bagian penting dari berbagai menu restoran, mulai dari hidangan brunch hingga tapas.
Keunikan sourdough terletak pada aroma ringan hasil wild yeast serta teksturnya yang chewy. Hal ini membuat sourdough cocok menjadi pendamping protein, sup, hingga salad. Banyak negara di Eropa bahkan memiliki tradisi masing-masing dalam menyajikan sourdough dengan bahan lokal, seperti keju, mentega Eropa, hingga salmon asap.
Sebelum masuk ke daftar pendamping paling populer, penting dipahami bahwa sourdough adalah roti berkarakter netral yang mampu menonjolkan rasa makanan pendampingnya. Ini sebabnya makanan khas Barat seperti keju atau daging asap cocok dipadukan dengan sourdough.
Berikut lima pasangan sourdough yang paling umum dijumpai:
1. Avocado Smash/Avocado Toast
Di Australia, Selandia Baru, hingga Amerika Utara, sourdough paling sering disajikan dengan avocado smash. Perpaduan roti asam panggang dengan alpukat yang lembut menciptakan keseimbangan tekstur yang sangat disukai untuk menu brunch.
Biasanya avocado smash dipadukan dengan topping tambahan seperti poached egg, feta, atau tomato confit. Kombinasi ini menjadi simbol makanan sehat modern dan hampir selalu ada di kafe-kafe bergaya Western.
2. Butter and Jam ala Eropa
Di Prancis dan Jerman, sourdough kerap disajikan sangat sederhana: hanya dengan butter dan selai buah. Butter Eropa yang lebih creamy dan asin memberikan kontras sempurna terhadap keasaman roti.
Selai seperti aprikot, raspberry, dan blueberry menjadi pilihan populer. Makanan ini biasanya disajikan saat sarapan dan dianggap sebagai bentuk asli menikmati sourdough tanpa terlalu banyak modifikasi.
3. Smoked Salmon dan Cream Cheese
Di Skandinavia dan Amerika Utara, sourdough sering dipasangkan dengan smoked salmon. Rasanya yang smoky cocok dipadukan dengan aroma tangy dari sourdough.
Cream cheese atau dill menambah kesegaran hidangan dan menjadikannya menu tinggi protein yang sangat populer di kalangan pecinta brunch. Di beberapa tempat, hidangan ini disajikan seperti open-face sandwich.
4. Soup Pairing (Tomato Soup, Mushroom Soup, Clam Chowder)
Di Amerika dan Eropa Utara, sourdough sering dijadikan pasangan sup hangat. Tekstur roti yang kenyal membantu menyerap kuah sup tanpa mudah hancur.
Tomato soup adalah pasangan klasik karena keasamannya menyeimbangkan sourdough. Sementara di wilayah pesisir Amerika, clam chowder menjadi pendamping favorit karena taburan sourdough atau potongan roti panggang dapat meningkatkan rasa sup yang creamy.
5. Cheese & Charcuterie Board
Banyak restoran Eropa menjadikan sourdough sebagai roti pendamping utama untuk hidangan charcuterie board. Keju seperti brie, camembert, cheddar tua, atau gorgonzola menjadi pasangan paling populer.
Rasa keju yang kompleks berpadu sempurna dengan karakter asam sourdough. Sementara itu, daging olahan seperti prosciutto atau salami memberi sentuhan gurih yang menjadikan sourdough semakin nikmat.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
sourdough pairing internasional makanan pendamping sourdough sourdough Western style






















