Ilustrasi seorang mengidap penyakit demensia (Foto: Alodokter)
Jakarta, Jurnas.com - Demensia menjadi salah satu masalah kesehatan global yang terus meningkat. Namun, penelitian terbaru menunjukkan bahwa aktivitas sederhana seperti berjalan kaki bisa membantu menurunkan risikonya. Bahkan, jumlah langkah yang dibutuhkan tidak harus banyak.
Ilmuwan menemukan bahwa individu yang berjalan sekitar 3.000 langkah per hari memiliki penurunan risiko gangguan kognitif. Hasil ini menarik karena jumlah tersebut relatif rendah dibandingkan anjuran 7.000-10.000 langkah. Meskipun demikian, efeknya tetap signifikan.
Aktivitas fisik ringan seperti berjalan membantu memperlancar aliran darah ke otak. Aliran darah yang baik membawa oksigen dan nutrisi penting bagi sel saraf. Inilah yang membuat fungsi kognitif tetap terjaga.
Makanan Terbaik untuk Menjaga Kesehatan Otak
Selain itu, berjalan kaki juga mengurangi peradangan dalam tubuh. Peradangan kronis diketahui sebagai salah satu faktor risiko penyakit neurodegeneratif. Dengan menurunkannya, risiko demensia pun ikut berkurang.
Manfaat lain dari berjalan kaki adalah menjaga kesehatan jantung. Otak dan jantung saling berkaitan erat, sehingga ketika jantung bekerja optimal, otak mendapat suplai darah yang cukup. Hal ini mendukung fungsi memori dan konsentrasi.
Bagi orang lanjut usia, berjalan kaki menjadi aktivitas yang aman dan mudah dilakukan. Tidak memerlukan peralatan khusus dan bisa dilakukan kapan saja. Karena itu, aktivitas ini menjadi pilihan ideal untuk menjaga kesehatan otak.
Meski 3.000 langkah sudah memberi manfaat, lebih banyak langkah tentu memberikan hasil lebih baik. Namun, yang terpenting adalah konsistensi dalam melakukannya. Gaya hidup aktif terbukti memperlambat penurunan fungsi otak.
Menggabungkan jalan kaki dengan stimulasi mental juga dianjurkan. Misalnya, sambil mendengarkan podcast edukatif atau berjalan di lingkungan baru. Hal ini membantu otak tetap aktif bekerja.
Manfaat berjalan juga berpengaruh terhadap kualitas tidur. Tidur yang cukup berperan besar dalam pemulihan sel otak. Dengan begitu, risiko penurunan memori dapat ditekan.
Selain itu, berjalan kaki membantu mengurangi stres. Kortisol yang tinggi berdampak buruk bagi fungsi otak. Dengan mengelola stres, risiko demensia ikut menurun.
Aktivitas ini juga mudah dimulai oleh pemula. Langkah kecil setiap hari dapat berkembang menjadi kebiasaan yang menyehatkan. Tubuh perlahan menjadi lebih bugar dan pikiran lebih jernih.
Dengan semua manfaat tersebut, berjalan kaki adalah aktivitas murah namun bernilai besar. Cukup 3.000 langkah sehari sudah memberikan perlindungan terhadap penurunan kognitif. Mulailah dari rutinitas kecil agar otak tetap sehat hingga usia lanjut.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
jalan kaki cegah demensia manfaat 3000 langkah kesehatan otak























