
Ilustrasi IHSG. (Foto: okezone.com)
Jakarta, Jurnas.com - Perdagangan periode 25–29 Agustus 2025 catatkan sejumlah raihan positif. Salah satunya kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan rata-rata nilai transaksi.
PT Bursa Efek Indonesia (BEI) merilis data perdagangan yang menunjukkan sejumlah rekor baru, seperti halnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
Diketahui, IHSG mencatatkan rekor tertinggi closing sepanjang sejarah pada Kamis (28/8/2025) dengan ditutup di level 7.952,088. Pencapaian ini melampaui rekor sebelumnya di level 7.943,825 yang dicapai pada Rabu (20/8).
Kendati menyentuh rekor, pergerakan IHSG sepanjang sepekan tercatat turun tipis 0,36 persen ke level 7.830,493 dari posisi 7.858,851 pada pekan lalu
Meski terkoreksi, ada sejumlah menguat dan sekaligus menyelamatkan indeks dari dasar jurang koreksi. Saham-saham itu, tergabung dalam barisan top gainers.
Meski Pecah Rekor, Pekan Ini IHSG Turun Tipis
Yaitu, Pradiksi (PGUN) melangit 113,15 persen alias 1.635 poin menjadi Rp3.080 dari Rp1.445. Ketrosden (KETR) melejit 112,84 persen setara 334 poin menjadi Rp630 dari Rp296.
Perdana Bangun Pusaka (KONI) melesat 92,86 persen atau 1.170 poin menjadi Rp2.430 dari Rp1.260. Dana Brata Luhur (TEBE) melonjak 67,86 persen selevel 760 poin menjadi Rp1.880 dari Rp1.120. Jhonlin Agro (JARR) menanjak 63,24 persen atau 645 poin menjadi Rp1.665 dari Rp1.020.
IHSG Saham Top Gainers