
Massa aksi berupaya merobohkan gerbang utama Gedung DPR RI (Foto: Mughni/Jurnas.com)
Jakarta, Jurnas.com - Hingga Jumat (29/8) petang, massa aksi unjuk yang terdiri dari mahasiswa dan pengemudi ojek online (ojol) terus berupaya menjebol gerbang utama Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta.
Massa bersikeras merobohkan pagar besi tebal setinggi lima meter meskipun diguyur hujan deras sejak pukul 6 sore.
Menurut pantauan Jurnas.com, sebelum diguyur hujan deras sekitar pukul 18.15 WIB, massa bersikeras membobol pagar dengan alat gergaji besi. Nampak sejumlah massa menggunakan gergaji besi yang disebut gerinda.
Suara khas mendesing dari alat itu terdengar cukup nyaring. Sementara sejumlah massa lainnya, meneriaki aparat yang berjaga di dalam gerbang untuk membuka akses.
"Buka.. buka.. buka pintunya sekarang juga," pekik sejumlah massa.
"Panik yaa.. panik yaa..," ujar sejumlah massa lainnya kepada aparat penjaga gerbang tersebut.
Sementara itu, sebagian massa lainnya ada yang membakar ban dan pembatas jalan berwarna orange di depan gerbang DPR RI dan Jalan Tol Dalam Kota. Asap tebal berwarna hitam pun membumbung cukup tinggi.
Sekitar pukul 18.20 WIB, hujan deras mengguyur sekitar Gedung DPR RI. Sejumlah massa pun nampak berhamburan menepi di bawah naoungan JPO, fly over, dan sebagian lagi masih bertahan.
KEYWORD :Demo Mahasiswa Gedung DPR Affan Kurniawan