Rabu, 24/07/2024 07:49 WIB

City Tuding Analis Keuangan Liga Inggris Tidak Adil

Manchester City menuding perusahaan analis keuangan yang dipekerjakan Liga Inggris tidak berlaku adil dalam menilai pendapatan komersial klub.

Manchester City juara Liga Inggris (Foto: Goal)

London, Jurnas.com - Manchester City menuding perusahaan analis keuangan yang dipekerjakan Liga Inggris tidak berlaku adil dalam menilai pendapatan komersial klub. Dikatakan pula, perusahaan itu bekerja dengan sejumlah klub pesaing.

Menurut laporan The Guardian, pemeriksaan Liga Inggris terhadap nilai pasar wajar dari transfer City dilakukan oleh Nielsen Sports, perusahaan penilaian data dan media global, yang juga memiliki kontrak dengan beberapa klub papan atas.

Isu inilah yang diangkat oleh City dalam pertarungan hukum melawan Liga Inggris atas transaksi pihak terkait (APT), yakni ketika klub mencapai kesepakatan sponsor atau pendapatan dengan bisnis yang terkait dengan pemiliknya. Sidang tersebut dilakukan secara tertutup bulan lalu.

"Keputusan atas kasus penting ini diharapkan segera diambil, meskipun belum jelas kapan keputusan itu akan diumumkan ke publik," demikian laporan The Guardian pada Senin (8/7).

City dan Liga Inggris juga akan beradu pendapat dalam sidang yang menentukan pada November mendatang, setelah The Citizen diduga melakukan 115 pelanggaran aturan financial fair play.

Diketahui, Liga Inggris menunjuk Nielsen guna membantu mengawasi aturan APT saat regulasi mengenai hal itu diresmikan pada 2021 lalu. Dalam perjalanannya, tim Nielsen yang bekerja untuk liga pada aturan APT dipisahkan dari lini bisnisnya yang lain.

APT dirancang untuk memastikan sponsor yang diterima klub dari perusahaan yang memiliki hubungan dengan pemilik klub, memiliki nilai pasar yang wajar. Hal ini ditentang City karena dianggap melanggar hukum persaingan.

KEYWORD :

Manchester City Analis Keuangan Liga Inggris




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :