Kamis, 18/07/2024 14:13 WIB

Polimedia Sosialisasi Kekerasan Seksual Lewat Festival

Melalui Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Keserasan Seksual (PPKS) Polimedia, Psycology Fest diharapkan menjadi ajang kreatif dalam menyosialisasikan kekerasan seksual.

Politeknik Negeri Media Kreatif (Polimedia) Politeknik Negeri Media Kreatif (Polimedia) menyelenggarakan Psychology Fest 2024 (Foto: Ist)

Jakarta, Jurnas.com – Politeknik Negeri Media Kreatif (Polimedia) menyelenggarakan Psychology Fest 2024 bertajuk “The Student’s Stuggles: Interpreting the 3 Central Challenges of Collage Life”. Kegiatan ini mengangkat isu “Tiga Dosa Besar” di lingkungan pendidikan yang mencakup kekerasan seksual, perundungan, dan intoleransi.

Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan, Suratni menyampaikan, Polimedia sebagai perguruan tinggi vokasi berupaya menciptakan iklim pendidikan yang aman dengan membangun kesadaran terhadap isu “Tiga Dosa Besar” ke seluruh civitas academica.

Melalui Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Keserasan Seksual (PPKS) Polimedia, Psycology Fest diharapkan menjadi ajang kreatif dalam menyosialisasikan kekerasan seksual.

Psychology Fest merupakan kegiatan perdana kami dalam rangka sosialisasi kekerasan seksual di lingkungan Polimedia. Harapannya semakin sering disosialisasikan, tidak ada lagi kejadian kekerasan seksual yang sulit ditangani di Polimedia,” ujar Suratni saat pembukaan Psychology Fest 2024.

Suratni melanjutkan, Psychology Fest juga disemarakan dengan berbagai lomba kreatif yang diikuti oleh 564 para pelajar ataupun mahasiswa di seluruh Indonesia.

Terdapat empat kategori lomba yang dipilih peserta yakni Poster, Content Creative, Fotografi, dan Artikel. Tak hanya itu, kegiatan ini juga menghadirkan talkshow dari dua narasumber yaitu Naomi P. Joesoef selaku Head of HR Atma dan Septi Herliana Dwi Waluyanti selaku Anggota Tim Pencegahan Kekerasan Seksual, Pusat Penguatan Karakter, Kemdikbudristek, sebagai puncak rangkaian Psychology Fest 2024.

“Semoga kegiatan ini bisa menjadi rutinitas di Polimedia, dan tentunya kehadiran kedua narasumber dapat memberikan insight baru dalam upaya edukasi dan kampanye untuk membangun kesadaran terhadap isu “Tidak Dosa Besar” pendidikan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua PPKS Polimedia Carrisa Dwilanisusantya menambahkan, 20 karya lomba terpilih dipamerkan di Hall Polimedia sebagai bentuk apresiasi para peserta lomba.

Adapun lomba sudah dibuka sejak 27 Mei 2024 dan pengumuman pemenang lomba diumumkan secara daring pada 16 Juni silam.

“Kami tentunya sangat mengapresiasi para peserta yang sudah berpartisipasi mengikuti lomba tersebut. Semoga ke depan bisa menghadirkan kegiatan ini dengan kemasan yang lebih kreatif lagi agar semua pihak makin terpacu dalam menyukseskan sosialisasi kekerasan seksual,” ujar Carrisa.

Regulasi mengenai kekerasan seksual di perguruan tinggi diatur dalam Permendikbudristek Nomor 30 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Lingkungan Perguruan Tinggi.

Oleh karena itu, untuk mengimplementasikan regulasi tersebut, Polimedia terus berkomitmen menciptakan suasana belajar yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan. Kegiatan Psycholgy Fest 2024 juga ditutup dengan pemberian hadiah ke para pemenang lomba.

KEYWORD :

Polimedia Kekerasan Seksual Psychology Fest




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :