Kamis, 18/07/2024 14:55 WIB

DPR Desak Pemerintah Umumkan Hasil Audit Komperehensif Smelter PT ITSS

Sampai hari ini tidak begitu jelas apakah audit komprehensif itu sudah dilaksanakan atau belum. Dalam RDP Komisi VII DPR RI dengan Kementerian Perindustrian, Selasa, (19/3/2024), Pemerintah tidak memberi kejelasan terkait audit komprehensif smelter PT. ITSS tersebut.

Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi PKS, Mulyanto. (Foto: Dok. Ist)

Jakarta, Jurnas.com - Anggota Komisi VII DPR RI, Mulyanto, menagih janji Pemerintah mengumumkan hasil audit komprehensif smelter di  PT Indonesia Tsingshan Stainless Steel (ITSS). Hal itu menyusul kejadian semburan uap panas feronikel yang mencederai dua orang pekerja di perusahaan tersebut pada 13 Juni 2024 lalu.

Menurut dia, hasil audit PT. ITSS atas kecelakaan sebelumnya yaitu ledakan smelter yang menyebabkan lebih dari 35 orang luka dan menewaskan 21 orang pekerja (Minggu, 24/12/2023) menjadi penting untuk menimbang kelayakan operasional smelter tersebut.

"Sampai hari ini tidak begitu jelas apakah audit komprehensif itu sudah dilaksanakan atau belum. Dalam RDP Komisi VII DPR RI dengan Kementerian Perindustrian, Selasa, (19/3/2024), Pemerintah tidak memberi kejelasan terkait audit komprehensif smelter PT. ITSS tersebut," kata Mulyanto dalam keterangan resmi, Rabu (19/6).

Oleh karena itu, dia mendesak Pemerintah segera mengumumkan secara terbuka hasil audit komprehensif terhadap industri smelter ini sehingga publik menjadi paham bahwa industri smelter tersebut memang benar-benar layak untuk menjalankan operasional industri dan aman bagi pekerja dan masyarakat.

Politikus dari Fraksi PKS ini menilai Pemerintah punya kewajiban untuk memastikan dan melindungi keamanan dan keselamatan pekerja dan masyarakat terhadap industri smelter asing ini.

Ditambahkan Mulyanto, Pemerintah jangan membiarkan warga masyarakatnya menjadi korban uji coba kelayakan peralatan kerja perusahaan asing. 

"Jangan sampai demi pertimbangan politik investasi, soal keselamatan pekerja dan masyarakat dinomorduakan. Kita memang membutuhkan investasi pada industri smelter nikel ini, namun bukan industri yang abal-abal yang menjadi mesin pembunuh para pekerja kita.”

Yang kita butuhkan adalah investasi yang berkualitas dengan nilai tambah tinggi, sehingga investasi tersebut benar-benar bermanfaat bagi kita semua.  Bukan hanya sekedar menguntungkan segelintir orang," tegasnya.

 

KEYWORD :

Warta DPR Komisi VII PKS Mulyanto PT ITSS audit kecelakaan smelter




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :