Minggu, 16/06/2024 10:26 WIB

Rangkaian Insiden Bus Study Tour Peringatan untuk Stakeholder Terkait

Saya harap supaya Kementerian Perhubungan maupun dari pihak kepolisian yang menangani lalu lintas, hal seperti ini harus menjadi concern dan pengawasan harus dilakukan sesuai SOP.

Kecelakaan Lalu Lintas. (Foto: Jurnas/Ilustrasi/Doknet).

Jakarta, Jurnas.com - Berbagai insiden bus untuk study tour para siswa belakangan marak terjadi, mulai dari kecelakaan hingga terbakar. Teranyar, Sebuah bus rombongan study tour pelajar asal Cirebon terbakar di parkir Senopati, Yogyakarta.

Anggota Komisi V DPR F-NasDem Syarief Abdullah Alkadrie melihat kejadian yang berturut-turut ini perlu menjadi perhatian semua pihak.

“Saya harap supaya Kementerian Perhubungan maupun dari pihak kepolisian yang menangani lalu lintas, hal seperti ini harus menjadi concern dan pengawasan harus dilakukan sesuai SOP,” kata Syarief kepada wartawan, Rabu (29/5).

Apalagi, lanjut Syarief, bus-bus tersebut diperuntukkan komersil. Seharusnya, sebelum dioperasikan: menyampaikan kepada Dinas Perhubungan setempat dan pihak kepolisian, kemudian juga supir harus dalam keadaan fit. Hal ini agar kendaraan tersebut termonitor dan dalam kategori layak jalan.

Menurut Syarief, SOP yang ada sudah baik, seperti pengawasan timbangan, kecepatan serta kelengkapan keselamatan kendaraan. Namun, kelemahannya ada pada saat pelaksanaan di lapangan.

Legislator dapil Kalbar I ini menegaskan, setiap kelalaian harus ditindak tegas, agar ke depan ada efek jera dan kejadian serupa diminimalisir terjadi.

Bila perlu ada pemberhentian oknum di institusi terkait, menurut Syarief harus diberhentikan, termasuk pencabutan izin (Bus).

“Kita tidak mau lagi terjadi hal serupa. Ini kan kader-kader bangsa anak-anak ini. Ini tentu merupakan suatu peringatan kepada para stakeholder (pemangku kepentingan) yang membidangi ini untuk betul-betyl ke depan harus mengawal ini, jangan sampai terulang,” pungkas Syarief.

 

KEYWORD :

Warta DPR Komisi V kecelakaan study tour Cirebon pelajar




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :