Minggu, 16/06/2024 10:35 WIB

Polisi Gadungan Ditangkap di Jakarta Timur, Kerjanya Palak Pedagang

Palak para pedagang, polisi gadungan ditangkap. Pelaku terobsesi jadi polisi

Kasus Polisi Gadungan di Jakarta Timur. (Foto: Jurnas/Ist).

Jakarta, Jurnas.com- Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Pol Nicolas Ary Lilipaly mengungkap polisi gadungan berinisial LH, yang ditangkap lantaran melakukan pemalakan memang memiliki obsesi untuk menjadi anggota Polri.

"Dia terobsesi menjadi seorang anggota polisi, namun pada saat dia tes, dia tingginya kurang dan tidak bisa menjadi anggota polri.Namun tidak mengurangi niat dia tetap dia terobsesi menjadi anggota polri," jelas Nicolas Ary Lilipaly saat dikonfirmasi, Selasa (21/5/2024).

Nicolas menjelaskan, LH memenuhi kebutuhan ekonominya sehari-hari selama menjadi polisi gadungan. Pelaku kerap memalak pedagang di wilayah Jakarta Timur dan Jakarta Selatan.

"Sudah empat tahun jadi polisi gadungan. (Keuntungan memalak) bisa sampai Rp3 juta satu bulan," ujarnya.

Menurut Nicolas, LH memang mengaku berdinas di Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya. Pelaku bahkan membawa senjata berjenis air soft gun untuk mengelabui masyarakat.

"Dia membeli di daerah Jaksel untuk senpinya. Itu airsoft gun itu bukan senpi, itu airsoft gun," tandasnya.

KEYWORD :

Pedagang Polisi Gadungan Jakarta Timur




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :