Jum'at, 23/02/2024 23:31 WIB

Wah, Menhan dan Panglima Filipina Diusir Pasukan China

Kapal selam China juga melakukan simulasi di perairan Sanya, Provinsi Hainan, akhir pekan kemarin untuk persiapan melakukan patroli di Laut China Selatan.

Foto tentara Filipina di atas truk militer (Foto: AFP / Ted Aljibe)

Qingdao – Sengketa di Laut China Selatan membuat situasi memanas. Belum lama ini,  Armada Angkatan Laut China dalam beberapa waktu terakhir berkonsentrasi penuh di perairan Laut China Selatan yang disengketakan sejumlah negara. Baru-baru ini telah terjadi insiden pengusiran dua pesawat Filipina yang membawa menteri pertahanan dan panglima militer negara itu oleh militer China. Insiden tersebut terjadi di dekat Subi Reef, Kepulauan Spratly, wilayah yang disengketakan China dan Filipina.

China, yang telah mewujud sebagai negara adidaya, memang tengah berupaya menunjukkan supremasinya di Laut China Selatan, bahkan tanpa perlu mempertimbangkan pengadilan arbitrase internasional. Demo kekuatan militer juga ditunjukkan China ketika Kapal selam China, Jiaolong juga melakukan simulasi di perairan Sanya, Provinsi Hainan, akhir pekan kemarin untuk persiapan melakukan patroli di Laut China Selatan. Kapal selam berawak itu berada di dalam air selama 18 menit sebelum kembali ke kapal induk Xiangyanghong 09.

Keberadaan kapal selam di dalam air itu untuk melakukan serangkaian tugas pelatihan para awak. Penyelaman Jiaolong di Laut China Selatan merupakan bagian dari tahap kedua ekspedisi ilmu pengetahuan bahari China ke-38. Ekspedisi itu akan berakhir sekitar empat bulan lagi, demikian laporan Global Times.

Sebelumnya kapal selam Jiaolong telah menyelesaikan operasi di bawah laut wilayah barat daya Samudera Hindia pada tahap pertama ekspedisi tersebut awal tahun ini. Pada tahap ketiga akan digelar di Yap Trench dan Mariana Trench. Jiaolong pernah mencapai kedalaman 7.062 meter di perairan Mariana Trench, Laut China Selatan, pada Juni 2012.

TAGS : militer china militer filpina laut china selatan




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :