Sabtu, 02/03/2024 19:36 WIB

Aktivis Pergerakan Serukan Jaga AMIN Jaga TPS

AMIN merupakan paslon yang berpotensi masuk putaran kedua. Bahkan, tidak menutup kemungkinan bisa menang dalam satu putaran.

Spanduk JagaAMIN JagaTPS. Foto: dok. jurnas

JAKARTA, Jurnas.com - Gelombang perubahan semakin membesar, terlihat dari antusiasnya warga menghadiri kampanye AMIN (Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar). Hasil survei juga menunjukan, suara pasangan nomor urut 1 ini terus menunjukan tren kenaikan.

Melihat semua ini, bila Pilpres 2024 berlangsung dua putaran, AMIN merupakan paslon yang berpotensi masuk putaran kedua. Bahkan, tidak menutup kemungkinan bisa menang dalam satu putaran.

Namun berbagai indikator tersebut jangan sampai membuat pendukung AMIN terlena. Bagaimanapun, kemenangan pilpres akan ditentukan pada hari H, 14 Februari, demikian disampaikan oleh Heroe Waskito, Ketua Umum Rumah Pergerakan Indonesia (RPI).

Sebagaimana diketahui, RPI adalah koalisi organisasi pendukung AMIN seperti petani, pedagang, profesional, mahasiswa, serta berbagai komunitas masyarakat sipil.

“Tren kenaikan suara AMIN harus terus dijaga dan dilipatgandakan. Pendukung AMIN harus terus meyakinkan orang-orang di lingkungannya untuk memilih AMIN. Menurut data dari Eep Saefulloh Fatah, 21,2% pemilih akan menentukan pilihan pada hari H,” kata Heroe Waskito di Jakarta, Jumat (9/2/2024).

Heroe juga menegaskan, segala bentuk kecurangan juga harus menjadi perhatian semua pihak. Bila ingin meraih kemenangan, mau tidak mau, pendukung AMIN harus menjaga TPS sampai proses perhitungan suara selesai.

“Untuk itu kami mengajak semua warga, khususnya pendukung Anies-Muhaimin untuk membagun gerakan Jaga Amin Jaga TPS,” kata Heroe.

 

Gerakan Jaga AMIN Jaga TPS

Sementara itu, Afnan Malay, aktivis pencetus Sumpah Mahasiswa yang juga Sekjend RPI, menjelaskan secara teknis gerakan Jaga AMIN Jaga TPS ini berisi tiga aktivitas utama.

“Pertama, kita kirim pesan ke semua pihak, bahwa rakyat bersiap siapa melawan segala bentuk kecurangan Pemilu. Caranya sederhana, ambil foto atau video dengan mengepalkan tangan di tengah dada, sebagaimana dilakukan Anies saat debat capres ketiga,” kata Afnan.

“Bila jutaan orang mengupload di sosmed dan menjadikannya sebagai pic profile, itu akan memberi tanda bahwa rakyat siap melawan segala bentuk kecurangan Pemilu,” imbuhnya.

Kedua, lanjut Afnan, download berbagai aplikasi independen untuk melaporkan kecurangan Pemilu, seperti aplikasi Warga Jaga Suara. Ikuti petunjuk di aplikasi tersebut.

Ketiga, pastikan datang, pilih, dan jaga TPS, pastikan batery ponsel terisi penuh, dan bila perlu bawa makanan minuman karena perhitungan suara bisa jadi baru selesai di malam hari.

Afnan juga memberi saran, ada baiknya para pendukung Amin membuat grup-grup Whatsapp beranggotakan pendukung di masing-masing TPS untuk saling berkoordinasi dan berbagi tugas.

“Jika ini dilakukan serentak oleh semua pendukung Amin, insya Allah Anies-Muhaimin akan menjadi kuda hitam yang memenangkan pilpres dalam satu putaran,” tegas Afnan.

KEYWORD :

AMIN JagaAMIN JagaTPS




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :