Pelatih Chelsea, Mauricio Pochettino (Foto: Goal)
London, Jurnas.com - Pelatih -decoration:none;color:red;font-weight:bold">Chelsea, -decoration:none;color:red;font-weight:bold">Mauricio Pochettino, mengakui bahwa pekerjaannya di Stamford Bridge kini di ujung tanduk, usai kalah memalukan 4-2 di kandang sendiri dari Wolves pada Senin (5/2) dini hari.
Pochettino sempat optimistis ketika Cole Palmer mencetak gol pembuka pada menit ke-19. Namun, Wolves berhasil membalas melalui Matheus Cunha dan gol bunuh diri Axel Disasi.
"Kami sedang tidak baik-baik saja. Diriku juga, aku bertanggung jawab atas situasi ini, dan apa yang kami tampilkan hari ini tidak cukup baik," kata Pochettino dikutip dari Sports Mole.
Ini Kedudukan Seorang Mualaf Menurut Al-Qur`an
"Kami tidak mengatasi situasi ini dengan tepat, dan tentu, tidak ada seorangpun aman. Aku tidak ingin datang ke sini untuk mengatakan aku yang terbaik, kami semua bertanggung jawab," sambung dia.
"Para pemain harus bertanggung jawab, begitu pula aku," imbuh dia.
Dalam kesempatan tersebut, Pochettino juga meminta maaf kepada para pendukung klub karena mengalami kekalahan kandang pertama dari Wolves sejak kalah 2-1 pada 1979 silam.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Liga Inggris Mauricio Pochettino Chelsea -


















