Senin, 04/03/2024 03:12 WIB

AS Minta Israel Persempit Zona Tempur Serangan di Gaza, Indikasi Pertempuran akan Berlanjut

AS Minta Israel Persempit Zona Tempur Serangan di Gaza, Indikasi Pertempuran akan Berlanjut

Warga Palestina memasak di antara rumah-rumah yang hancur akibat serangan Israel di kamp pengungsi Khan Younis, Jalur Gaza, 29 November 2023. Foto: Reuters

WASHINGTON - Amerika Serikat mendesak Israel untuk mempersempit zona pertempuran dan memperjelas di mana warga sipil Palestina dapat mencari keselamatan selama operasi Israel di Gaza selatan, kata para pejabat AS pada Rabu, untuk mencegah terulangnya kematian besar-besaran jumlah korban serangan Israel di Gaza utara.

Para pejabat AS mulai dari Presiden Joe Biden hingga ke bawah, termasuk di Departemen Luar Negeri dan Pentagon, memohon kepada Israel untuk mengambil pendekatan yang lebih hati-hati jika dan ketika militer Israel memperluas serangannya ke Gaza selatan.

Dua pertiga dari 2,3 juta penduduk wilayah kantong itu telah mengungsi ke selatan untuk menghindari zona perang di utara.

Operasi Israel di utara menuai kritik keras internasional dan Biden mendapat kecaman dari dalam negeri karena dukungannya yang besar terhadap Israel.

Washington memahami keinginan Israel untuk membasmi militan Hamas di Gaza selatan, namun yakin bahwa diperlukan kehati-hatian yang lebih besar di wilayah berpenduduk padat tersebut, kata dua pejabat AS yang memberikan rincian mengenai saran yang diberikan.

Banyak dalang serangan Hamas di Israel selatan pada 7 Oktober, yang menewaskan 1.200 orang, berada di wilayah selatan, kata seorang pejabat.

“Tetapi mengingat ratusan ribu warga sipil telah melarikan diri ke selatan, atas permintaan Israel, kami yakin Israel hanya boleh bergerak maju setelah perencanaan operasional memperhitungkan kehadiran lebih banyak orang tak berdosa,” kata pejabat tersebut.

Perencanaan harus mencakup pembelajaran dari operasi yang dilakukan di wilayah utara untuk meningkatkan perlindungan bagi warga sipil yang tidak bersalah, “termasuk hal-hal seperti mempersempit zona pertempuran dan memperjelas wilayah di mana warga sipil dapat mencari perlindungan,” kata pejabat tersebut.

Pejabat kedua mengatakan bahwa ketika Israel merencanakan serangannya di Gaza utara, para pejabat AS menyarankan Israel untuk menggunakan kekuatan yang lebih kecil dari yang direncanakan, dan berhati-hati dalam hal taktik, pergerakan, ukuran unit dan aturan keterlibatan.

“Mereka masih dalam tahap perencanaan untuk wilayah selatan. Kami mendesak mereka untuk mempertimbangkan hal ini dalam perencanaan mereka,” kata pejabat itu.

Kedua pejabat tersebut mengatakan AS ingin Israel memastikan bahwa mereka mengetahui di mana warga sipil berada, fokus pada target presisi bernilai tinggi dan memastikan mereka mengincar lokasi tertentu daripada melakukan serangan sembarangan.

KEYWORD :

Israel Palestina Serangan Hamas Dukungan Amerika




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :