Selasa, 05/03/2024 04:37 WIB

Bersikap Netral, Al Washliyah Persilakan Semua Kandidat Pilpres Datang

Al Washliyah terbuka menerima kunjungan pasangan Capres dan Cawapres mana pun, yang mau datang silaturahmi ke pengurus organisasi, tanpa ada deklarasi atau pun pernyataan sikap dukung-mendukung.

Malam tasyakuran HUT ke-93 Al Washliyah di Jakarta, Rabu (29/11/2023). Foto: dok. jurnas

JAKARTA - Organisasi Massa (Ormas) Islam Al jam’iyatul Washliyah (Al Washliyah) menyatakan tetap mengambil posisi netral pada Pemilu 2024 mendatang dan mempersilakan semua kandidat capres-cawapres datang bersilaturahmi.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Al Washliyah, Dr. K.H. Masyhuril Khamis dalam acara puncak hari jadi Al Washliyah ke-93, di Jakarta, Rabu (29/11/2023).

Al Washliyah terbuka menerima kunjungan pasangan Capres dan Cawapres mana pun, yang mau datang silaturahmi ke pengurus organisasi, tanpa ada deklarasi atau pun pernyataan sikap dukung-mendukung,” kata Kyai Masyhuril yang juga Ketua MUI bidang peningkatan akhlak bangsa ini.

Anggota Dewan Penasihat Persaudaraan Jurnalis Muslim Indonesia (PJMI) ini mengingatkan kepada jajaran penyelenggara pemilu (KPU dan Bawaslu), untuk bertindak jujur, adil dan tidak memihak kepada kelompok tertentu.

“Bawaslu, bertindaklah sebagai wasit. Pastikan penyelenggaraan pemilu ini sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Dan, kepada peserta pemilu, jadilah sebagai pemain yang bermain bersih, indah dipandang dan mampu menawarkan gagasan, ide dan visi misi yang dapat diterima logika. Kepada lembaga pemerintah, aparat TNI/Polri, Kejaksaan, Aparatur Sipil Negara (ASN) dan lain-lainnya, Al Washliyah mengingatkan agar bersikap netral dan dan tidak berpihak kepada kelompok tertentu. Cegah dan awasi ketat agar tidak terjadi penyalahgunaan fasilitas dan anggaran negara,” tegas Kyai Masyhuril.

Ia juga berpesan kepada para Al Washliyah (Washliyin) dan seluruh rakyat Indonesia agar memanfaatkan kesempatan yang sebaik-baiknya dalam memilih pemimpin nasional pada Pemilu 14 Februari 2024 mendatang.

Pada kesempatan itu, Kyai Masyhuril juga menyampaikan komitmen organisasinya untuk berperan memajukan pendidikan dan meningkatkan akhlak umat.

“Para pendiri dan pejuang Al Washliyah telah memberi kontribusi yang tidak ternilai harganya, terhadap kemajuan dan perkembangan agama Islam, berbangsa dan bernegara,” tuturnya.

Kyai Masyhuril berpesan kepada Washliyin, agar tetap mengobarkan semangat membela perjuangan rakyat Palestina dalam menghadapi serangan dan penjajahan yang sangat tidak manusiawi dari zionis Israel.

Al Washliyah sebagai Ormas Islam mengutuk tindakan zionis Israel terhadap rakyat Palestina. Anggota dan pengurus Al Washliyah di tanah air bereaksi keras dan ikut serta menggalang dan mendorong kekuatan umat. Al Washliyah tidak hanya melakukan aksi demo massa di berbagai kota. Tapi sudah bergerak menggalang donasi umat untuk membantu rakyat Palestina melalui Alzis (Al Washliyah Zakat, Infaq dan Sadaqah),” demikian Kyai Masyhuril.

KEYWORD :

Al Washliyah Pemilu Netral




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :