Rabu, 29/11/2023 12:30 WIB

Perkuat Penelitian Kesehatan, RSPI Sulianti Saroso Gandeng BRIN

Manfaat hasil penelitian klinik dapat digunakan untuk meningkatkan mutu dan pelayanan kesehatan sebagai salah satu upaya transformasi pelayanan kesehatan rujukan 

PKS antara RSPI Sulianti Saroso dengan BRIN terkait Penelitian Kesehatan (Istimewa)

Jakarta, Jurnas.com - Amanah KMK Nomor HK.01.07/Menkes/6577/2020 menetapkan RSPI Prof. Dr. Sulianti Saroso sebagai Center Of Excellent penyakit infeksi dalam sistem ketahanan nasional yang miliki salah satu tugas adalah penguatan sistem penelitian dan pengembangan kesehatan.

Selain itu, KMK Nomor HK.01.07/Menkes/1458/2023 yang menetapkan bahwa RSPI Prof. Dr. Sulianti Saroso sebagai rumah sakit yang memiliki Clinical Research Unit dengan tugas mengelola penelitian klinik di rumah dan melaksanakan kegiatan penelitian klinik sesuai dengan standar International Conference on Harmonization-Good Clinical Practice (ICH-GCP)

"Termasuk koordinasi dan melakukan kolaborasi dengan lembaga penelitian di kementerian/lembaga dan pemangku kepentingan lainnya, olehnya RSPI Sulianti Saroso memperluas jejaring kerja sama dengan instansi/lembaga lain guna pelaksanaan dan pengembangan penelitian yang mendukung mutu pelayanan kesehatan di RSPI SS untuk masyarakat," kata Direktur Utama RSPI Sulianti Saroso dr Alvin Kosasih dalam Penandatanganan Memorandum of Understanding (MOU) dan Perjanjian Kerjasama (PKS) antara RSPI Prof. Dr. Sulianti Saroso dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Senin (13/11/2023)

Menurut Alvin, PKS ini adalah bentuk pengukuhan kerjasama antara RSPI Sulianti Saroso dengan BRIN, dengan harapan akan memudahkan koordinasi pelaksanaan riset-riset kesehatan (clinical trial, clinical research, dan non clinical research) di antara kedua lembaga ini.

Manfaat hasil penelitian klinik dapat digunakan untuk meningkatkan mutu dan pelayanan kesehatan sebagai salah satu upaya transformasi pelayanan kesehatan rujukan di RSPI Sulianti Saroso.

Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama merupakan salah satu prosedur teknis bagi semua lembaga/institusi yang akan melakukan kerjasama penelitian di RSPI Sulianti Saroso.

PKS yang ditandatangani ini, kata Alvin meliputi penelitian Pola Diagnosis Penyakit Hepatitis Akut Penyebab Tidak Jelas di Indonesia Tahun Ke-2. Selanjutnya Penggunaan Rapid Multiplex Panel PCR Untuk Identifikasi Mikroorganisme dan Gen Resistensi Antibiotika Pada Pasien Pneumonia Dengan Sepsis Di ICU RSPI Sulianti Saroso

Ketiga, Penelitian Gambaran Anemia dan Profil Besi Pada Pasien HI/AIDS Di RSPI Sulianti Saroso

"Ketiga penelitian ini merupakan kolaborasi peneliti BRIN sebagai Principle Investigator dan SDM RSPI Sulianti Saroso sebagai ketua pelaksana penelitian," kata Alvin.

Alvin berharap PKS ini dapat menjadi awal hubungan kerjasama yang baik antara RSPI dengan BRIN dan menguntungkan bagi kedua belah pihak dalam melaksanakan dan mengembangkan riset-riset kesehatan yang memberi manfaat bagi perkembangan ilmu pengetahuan dan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Sementara itu, Kepala OR Kesehatan BRIN Indi Dharmayanti juga berharap agar kerjasama dengan RSPI ini bisa berjalan lancar kedepannya.

"Kerjasama nantinya tidak hanya dibatas pada tiga penilitian tadi," kata Indi.

TAGS : RSPI Sulianti Saroso BRIN Penelitian




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :