Adegan film Barbie. (File foto: AP)
JAKARTA, Jurnas.com - Kuwait telah melarang film hit Barbie dari bioskop karena dinilai bertentangan dengan etika publik, kata para pejabat, juga mengkonfirmasi larangan terpisah pada film horor, Talk to Me yang menampilkan aktor transgender.
"Barbie dan Talk to Me keduanya menyebarkan gagasan dan keyakinan yang asing bagi masyarakat Kuwait dan ketertiban umum," kata Kepala Komite Sensor Bioskop Kuwait, Lafy Al-Subei`e kepada kantor berita resmi KUNA.
Subei`e menuturkan bahwa saat memutuskan film asing mana pun, panitia biasanya memerintahkan penyensoran adegan yang bertentangan dengan etika publik.
DPR Dukung Kuwait Investasi Migas di Indonesia
"Tetapi (jika) sebuah film membawa konsep, pesan, atau perilaku asing yang tidak dapat diterima, panitia memutuskan untuk melarang hal-hal tersebut secara keseluruhan," katanya.
Barbie, yang telah meraup lebih dari $1 miliar di seluruh dunia, ditayangkan di Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA), dan Bahrain.
DPR Dukung Kuwait Investasi Migas di Indonesia
Di Lebanon, Menteri Kebudayaan Mohammad Mortada mengatakan pada Rabu telah meminta pihak berwenang untuk melarang Barbie karena konon mempromosikan homoseksualitas, meskipun film tersebut tidak memuat referensi terbuka tentang hubungan sesama jenis atau tema queer.
Sumber: Al Arabiya
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Kuwait Film Barbie Aktor Transgender

























