Menteri Agama RI, KH. Yaqut Cholil Qoumas. (Foto: Kemenag)
Jakarta, Jurnas.com - Presiden RI Joko Widodo dan pimpinan DPR RI diminta turun tangan untuk melakukan evaluasi secara total kepada Kementerian Agama (Kemenag) terkait rentetan permasalahan yang terjadi dalam pelaksaan ibadah Haji 2023.
Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin menegaskan, kinerja Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas juga harus dievaluasi oleh Presiden Jokowi karena persoalan-persoalan yang sangat merugikan jemaah haji Indonesia.
"Menteri Agama harus bertanggung jawab atas kejadian-kejadian ini. Kinerjanya harus dievaluasi total,” tegas Ujang Komarudin kepada wartawan, Selasa (4/7).
Berbagai persoalan yang terjadi adalah terkait transportasi. Juga terlantarnya ribuan jemaah akibat keterlambatan distribusi konsumsi makanan dan minuman. Akibatnya, para jemaah tersebut sampai kelelahan. Mirisnya, tenda untuk peristirahatan juga mengalami kekurangan dan dirasa jauh dari kelayakan.
“Ada juga dugaan rekrutmen panitia haji dari ormas tertentu. Ini juga jangan diulangi lagi, ini berbahaya dan menyakitkan bagi seluruh rakyat Indonesia,” tegasnya.
Oleh karena itu, Ujang kembali menegaskan bahwa kinerja Menag Yaqut sangat perlu untuk dievaluasi secara total.
“Hal itu penting agar jabatan yang diembannya (Menag Yaqut) itu amanah,” tutupnya.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Kemenag Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas haji jemaah Arab Saudi





















