Logo Dana Moneter Internasional (IMF) terlihat di luar gedung kantor pusat di Washington, AS, 4 September 2018. REUTERS/Yuri Gripas/File Photo
Islamabad, Jurnas.com - Dana Moneter Internasional (IMF) memberikan bantuan pendanaan senilai US$3 miliar. Bantuan ini sudah ditunggu-tunggu oleh negara Asia Selatan yang berada di ambang default tersebut.
Dikutip dari Reuters pada Jumat (30/6), kesepakatan terjadi setelah penundaan selama delapan bulan, dan menawarkan kelonggaran bagi Pakistan yang berjuang melawan krisis neraca pembayaran yang akut dan penurunan cadangan devisa.
Pendanaan US$3 miliar lebih tinggi dari bantuan sebelumnya. Sebagaimana diketahui, Pakistan sedang menunggu pelepasan sisa US$2,5 miliar dari paket bailout $6,5 miliar yang disepakati pada 2019, yang berakhir pada Jumat ini.
Pejabat IMF, Nathan Porter, menyebut ekonomi Pakistan menghadapi beberapa tantangan belakangan ini, termasuk banjir yang menghancurkan tahun lalu dan kenaikan harga komoditas setelah perang di Ukraina.
"Terlepas dari upaya pihak berwenang untuk mengurangi impor dan defisit perdagangan, cadangan telah turun ke level yang sangat rendah. Kondisi likuiditas di sektor listrik juga tetap akut," kata Porter dalam sebuah pernyataan.
"Mengingat tantangan ini, pengaturan baru akan memberikan jangkar kebijakan dan kerangka kerja untuk dukungan keuangan dari mitra multilateral dan bilateral di masa depan," imbuh dia.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
IMF Pakistan Dana Moneter Internasional

























