Jum'at, 31/05/2024 01:44 WIB

Kedutaan Iran di Arab Saudi Resmi Dibuka Kembali Setelah Tujuh Tahun

Pembukaan kembali kedutaan terjadi setelah kesepakatan yang ditengahi China yang dicapai pada Maret antara Arab Saudi dan Iran.

Bendera Iran melambai di depan markas Badan Energi Atom Internasional (IAEA) di Wina, Austria pada 23 Mei 2021. (Foto: Reuters/Leonhard Foeger)

JAKARTA, Jurnas.com - Kedutaan Iran di ibu kota Arab Saudi, Riyadh dibuka kembali pada Selasa (6/6). Keduaan tersebut dibuka kembali setelah tujuh tahun ditutup.

Rekaman vidoe yang ditayangkan oleh TV al-Hadath, menunjukkan bendera Iran dikibarkan di luar gedung kedutaan di Riyadh, diiringi dengan pemutaran lagu kebangsaan Iran.

Pembukaan kembali kedutaan terjadi setelah kesepakatan yang ditengahi China yang dicapai pada Maret antara Arab Saudi dan Iran, yang bertujuan membangun kembali hubungan diplomatik antara Teheran dan Riyadh setelah periode tujuh tahun tanpa ikatan formal.

Arab Saudi memutuskan hubungan dengan Iran pada 2016 menyusul serangan pengunjuk rasa pro-rezim di kedutaannya di Teheran dan konsulat di Mashhad.

Bulan lalu, media Iran yang berafiliasi dengan negara melaporkan bahwa Teheran telah menunjuk Alireza Enayati, seorang diplomat veteran dengan pengalaman luas dalam urusan Teluk sebagai duta besar barunya untuk Arab Saudi.

Namun, Kementerian Luar Negeri Iran belum mengkonfirmasi penunjukan tersebut.

Enayati menjabat sebagai duta besar Teheran untuk Kuwait dari 2014 hingga 2019. Sebelum menjabat sebagai duta besar, dia adalah direktur jenderal urusan Teluk di kementerian luar negeri Iran.  Dia melanjutkan jabatan ini pada 2019 dan terus dalam kapasitas itu sejak saat itu, menurut kantor berita semi-resmi Fars.

Sementara itu, Arab Saudi belum mengatakan kapan akan membuka kembali kedutaannya di Teheran atau siapa utusannya untuk Republik Islam itu.

KEYWORD :

Keduaan Iran Arab Saudi Timur Tengah




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :