Senin, 22/04/2024 19:07 WIB

Presiden Putin Urutan Pertama Target Pembunuhan Ukraina

 Kyiv ingin membunuh Putin

Presiden Rusia Vladimir Putin dan Menteri Pertahanan Sergei Shoigu meninggalkan Lapangan Merah setelah parade militer Hari Kemenangan di Moskow tengah pada 9 Mei 2022. (AFP)

JAKARTA, Jurnas.com - Kremlin mengatakan pada Kamis (25/5) bahwa dinas keamanan Rusia mengetahui apa yang mereka lakukan setelah seorang pejabat tinggi intelijen Ukraina mengatakan Presiden Vladimir Putin adalah orang nomor satu dalam daftar pembunuhan.

Wakil kepala dinas intelijen militer Ukraina, Vadym Skibitsky mengatakan kepada surat kabar Die Welt Jerman dalam sebuah wawancara bahwa Kyiv ingin membunuh Putin "karena dia mengoordinasikan dan memutuskan apa yang terjadi" dalam perang.

Dikatakan bahwa pemimpin Rusia itu sadar bahwa dia berada di puncak daftar pembunuhan Ukraina. "Tetapi pada akhirnya, setiap orang harus bertanggung jawab atas tindakan mereka," kata Skibitsky seperti dikutip.

"Putin memperhatikan bahwa kita semakin dekat dan dekat dengannya, tetapi dia juga takut dibunuh oleh rakyatnya sendiri," kata sambungnya.

Skibitsky kemudian menyebutkan orang Rusia lainnya, termasuk bos tentara bayaran Yevgeny Prigozhin, Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu, Kepala Staf Umum Valery Gerasimov, dan komandan militer Sergei Surovikin - dijuluki "Armageddon Umum" oleh media Rusia, sebagai target.

Dia dikutip mengatakan bahwa Putin adalah target yang sulit karena dia sering "bersembunyi" tetapi sekarang mulai lebih sering muncul di depan umum.

Ketika ditanya apakah langkah-langkah untuk melindungi Putin ditingkatkan setelah wawancara Skibitsky, juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan kepada TV pemerintah pada hari Kamis:

"Percayalah, petugas keamanan kami tahu pekerjaan mereka dan tahu apa yang mereka lakukan."

Peskov mengatakan wawancara Skibitsky adalah konfirmasi bahwa Rusia benar untuk meluncurkan apa yang disebutnya "operasi militer khusus" di Ukraina 15 bulan lalu, sebuah konflik yang menurut Ukraina dan Barat adalah perang penaklukan yang tidak beralasan.

"Rezim teroris berbicara tentang aspirasi terorisnya. Operasi militer khusus lebih dari dibenarkan, lebih dari yang diperlukan dan harus diselesaikan dengan mencapai tujuannya," kata Peskov.

Kremlin menggambarkan serangan pesawat tak berawak di Kremlin awal bulan ini sebagai upaya Ukraina untuk membunuh Putin, sesuatu yang ditolak Kyiv pada saat itu.

The New York Times mengatakan sebelumnya pada Kamis bahwa badan intelijen Amerika Serikat (AS) percaya serangan pesawat tak berawak itu kemungkinan didalangi oleh mata-mata Ukraina atau intelijen militer.

Sumber: Reuters

KEYWORD :

Target Pembunuhan Perang Rusia Ukraina Vadym Skibitsky Vladimir Putin




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :